Showing posts with label Dispenser. Show all posts
Showing posts with label Dispenser. Show all posts

Saturday, July 13, 2019

2 Kebiasaan Buruk Yang Akan Membuat Dispenser Cepat Rusak

2 Kebiasaan Buruk Yang Akan Membuat Dispenser Cepat Rusak

Dispenser sepertinya harus kita akui saat ini telah menjadi salah satu perabot elektronik yang sangat di perlukan.

Yang awalnya hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan air biasa tapi sekarang juga bisa sebagai tempat air dingin dan panas.

Bahkan beberapa dispenser saat ini dilengkapi dengan mini kulkas di bawahnya.

Mengingat fungsi dispenser yang cukup penting dan banyak. Rasanya tidak adil jika kita tidak menjaga dan merawatnya.

Namun sayangnya masih banyak diantara kita yang tidak mengetahui pentingnya merawat dispenser.

Taukah kalian bahwa ada 2 kebiasaan buruk yang akan membuat dispenser cepat rusak. Dan jika kebiasaan ini dilakukan akan membuat kalian rugi.

1. Tetap menghidupkan dispenser padahal air di galon kosong.

Pada kondisi galon kosong sebaiknya kalian mematikan dispenser. Banyak sekali pengguna yang tidak menyadari bahwa membiarkan dispenser dalam kondisi galon kosong akan membuatnya cepat rusak.

Dua bagian yang rusak jika kalian membiarkan dispenser hidup dalam kondisi galon kosong adalah elemen pemanas dan kompresor pendingin ( ini untuk dispenser dengan model air dingin).

Elemen pemanas akan rusak jika tabung air panas dalam kondisi kosong. Selain merusak hal ini juga akan membahayakan. Memang didalam sistem pemanas dispenser terdapat alat otomatis yang memutus kerja elemen jika kondisi panas sudah overheat.

Tapi bayangkan saja jika alat ini tidak bekerja. Wah, element pasti akan nyalah terus tuh. Dan hal ini bisa saja membuatnya menjadi terbakar dan memicu sumber api.

2. Penempatan dispenser terlalu mepet tembok.

Penempatan dispenser yang ideal menjadi kunci supaya awet dan tahan lama. Terutama untuk jenis dispenser air dingin.

Dispenser air dingin dilengkapi dengan mesin pendingin bernama kompresor. Sistem kerja alat ini bukan hanya penghasil dingin untuk dispenser, tapi juga membuang panas lewat pipa kondensor yang biasanya terpasang di body belakang dari dispenser.

Hawa panas yang dibuang ini membutuhkan sirkulasi yang baik. Jadi, jika kalian menempatkan posisi dispenser terlalu menempel ke tembok maka akan membuat sirkualis pembuangan panas tadi menjadi terganggu.

Sampai disini apakah kalian mengerti bahwa setidaknya ada dua kesalahan yang biasa kita lakukan terhadap dispenser kita dirumah.

Dan fatalnya adalah dua kebiasaan buruk ini sering kita lakukan. Jadi mulai sekarang, pastikan kalian merawat dispenser dirumah kalian dengan benar ya guys.

Semoga tuliasan ini bermanfaat. Kalian bisa sebarkan tulisan ini dengan menyertakan sumbernya.


Tuesday, July 2, 2019

10 Jenis Kerusakan Dispenser Dan Cara Mengatasinya

10 Jenis Kerusakan Dispenser Dan Cara Mengatasinya


Hampir setiap orang dirumah saat ini menggunakan dispenser. Besarnya manfaat yang di rasakan pengguna dispenser membuat alat elektronik ini kian populer.

Dulu, dispenser hanya memiliki dua fungsi. Sebagai pemanas dan air biasa. Namun pada perkembangannya kini dispenser dilengkapi fitur tambahan seperti air dingin bahkan ada yang dilengkapi dengan box pendingin seperti kulkas.

Penggunaan dispenser kadang juga memiliki masalah, yang artinya terkadang pengguna akan menemui berbagai macam kerusakan.

Banyak sekali macam kerusakan yang biasa terjadi pada dispenser. Dan kali ini kami akan membahas seputar permasalahan kerusakan dispenser dan cara menanganinya.

1. Mati Total

Mati total biasanya terjadi akibat ada kabel yang putus. Coba cek kelistrikan stop kontak dan juga bagian thermostat dan saklar dispenser.

2. Dispenser Bocor

Kebocoran biasanya terjadi pada bagian selang dalam, kran dan juga tabung. Untuk mengecek ini maka kalian harus membuka body dispenser. Cari titik kebocoran dengan teliti, karena untuk kebocoran dengan rembesan tipis akan sangat sulit untuk di cari.

3. Dispenser Tidak Dingin

Hal pertama yang harus dilakukan saat dispenser dirumah kalian tidak dingin adalah memastikan apakah kompresor hidup. Cek saklar pendingin, kompresor , relay dan thermostat.

4. Dispenser Tidak Panas

Panas yang dihasilkan oleh dispenser dilakukan oleh element pemanas. Cek apakah element dalam keadaan baik. Cek juga termis pemanas dan saklar pemanas. Jika element, termis dan saklar rusak, maka kalian bisa menggantinya dengan yang baru.

5. Air Dispenser Berbau

Untuk mengatasi masalah ini caranya cukup mudah. Kalian hanya perlu melakukan pengurasan dispenser. Buka penutup selang bawah. Angkat galon dan kosongkan air. Setelah itu gunakan air panas yang disiramkan dari atas tabung galon. Ulangi beberapa kali hingga bagian instalasi selang dalam dan tabung bersih.

6. Dispenser Nyetrum

Jika dispenser nyetrum maka bisa saja disebabkan adanya kabel yang terkelupas, kompresor rusak dan elemen pemanas bocor. Cabut colokan dan segera perbaiki.

7. Lampu Dispenser Tidak Hidup

Lampu indikator dispenser memang tidak terlalu penting selama fungsi dan kerja dispenser dalam keadaan baik. Biasanya lampu putus atau kabel menuju ke lampu lepas.

8. Bau Terbakar Pada Dispenser

Bau Terbakar biasanya disebabkan oleh arus pendek atau kabel terbakar. Cek semua jalur kabel dan part pada dispenser. Perhatikan apakah ada asap saat dispenser di hidupkan. Berhati hatilah saat keluhan ini terjadi. Matikan dispenser dan jangan hidupkan sampai penyebab ditemukan.

9. Air Tidak Keluar Pada Kran Dispenser

Untuk kasus keran maka bisa jadi keran tersebut sudah dalam keadaan rusak. Biasanya tuas keran patah bagian dalam. Kalian bisa mengganti keran tersebut dengan yang baru.

10. Air Dispenser Luber Di Leher Galon

Jika saat kalian menuang galong dan air luber dibagian leher galon. Bisa jadi itu disebabkan oleh tatakan tabung atas sudah pecah. Atau bisa juga karena posisi galon belum pas. Pastikan meletakan galon pada posisi yang pas


Saturday, June 8, 2019

Kerusakan Dispenser Tidak Dingin

Hallo brother, kali ini saya akan membahas mengenai permasalahan kerusakan dispenser tidak dingin.

Kerusakan Dispenser Tidak Dingin


Tulisan kali ini saya muat berdasarkan pengalaman pribadi saat menerima panggilan service dispenser.

Seperti biasa kalau setiap kerusakan elektronik haruslah di lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Khusus keluhan tidak dingin pada dispenser, maka ini berkaitan dengan part dan juga mesin kompresor.

Hal yang harus di lakukan adalah melakukan pemeriksaan dengan kemungkinan terdekat. Untuk keluhan dispenser tidak dingin saya akan melakukan pemeriksaan terhadap part seperti thermostat, kabel yang terhubung ke mesin pendingin, kompresor, kemungkinan bocor freon, dan juga relay atau overload.

Pertama kali yang harus di periksa adalah kabel yang terhubung ke mesin pendingin, terutama jika dirumah kalian banyak sekali tikus. Bisa saja kabel - kabel tersebut putus karena ulah hewan pengerat ini.

Pastikan kabel - kabel dalam keadaan baik, tidak lecet apalagi putus. Jika kalian tidak menemukan kabel putus, maka hal selanjutnya adalah memeriksa bagian thermostat.

Thermostat merupakan alat penghubung dan pemutus arus ke kompresor mesin pendingin. Biasanya terdapat dua kabel yang terhubung ke thermostat, langkah paling mudah adalah menyambung kedua kabel tersebut menjadi satu.

Ini disebut dengan bypass kabel, artinya kita melangsungkan kabel yang menuju ke thermostat. Ini adalah cara manual untuk mengetahui apakah thermostat dalam keadaan baik atau rusak.

Jika kedua kabel tadi sudah disambung, maka coba hidupkan dispenser. Jika hidup maka sudah fix bahwa keluhan tidak dingin tadi disebabkan oleh kerusakan thermostat, tapi jika tidak, maka bisa saja disebabkan oleh permasalahan lainnya.

Pemeriksaan thermostat juga bisa dilakukan dengan cara mengukurnya menggunakan multy tester. Cara ini merupakan prosedur pemeriksaan paling benar dan akurat.

Hubungkan kabel tester ke pin soket thermostat, lihat apakah jarum atau digital angka pada tester bergerak. Jika bergerak maka thermostat dalam keadaan baik, namun jika tidak maka dapat di pastikan thermostat sudah dalam kondisi rusak.

Jika thermostat rusak, maka ganti saja dengan yang baru. Untuk harga thermostat sendiri relatif murah, berkisar hanya 45ribuan saja.

Sekarang kita masuk ke pemeriksaan selanjutnya, yaitu kerusakan relay dan overload pada kompresor.

Biasanya kerusakan dispenser tidak dingin disebabkan oleh tidak berfungsinya kompresor . Dan salah satu part yang berhubungan dengan kompresor adalah relay dan juga overload protek.

Ukur kedua part ini, apakah masih berfungsi baik atau tidak. Jika rusak maka segera ganti relay dan overload dengan yang baru.

Cara mengukur relay dan overload hampir sama dengan cara yang dilakukan saat mengukur thermostat, cukup perhatikan saja jarum atau angka pada multy tester, apakah bergerak atau tidak.

Kemungkinan lain selanjutnya adalah kerusakan kompresor, mesin ini adalah jantung dari sebuah sistem pendingin. Jika kalian sudah mengukur relay dan overload namun hasilnya baik, maka bisa saja kerusakan kompresor menjadi penyebab dari dispenser tidak dingin.

Untuk masalah kompresor bisa dibilang merupakan masalah paling serius, kerusakan jenis ini merupakan kerusakan fatal yang akan cukup sulit ditangani. Kecuali, kita mengganti mesin kompresor dengan yang baru.

Masalahnya adalah saat kita mengganti kompresor maka memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jadi, kebanyakan orang lebih memilih untuk membeli dispenser baru ketimbang melakukan perbaikan pada kompresor.

Untuk masalah tidak dingin pada dispenser tidak melulu disebabkan oleh kerusakan part. Bisa saja masalah ini disebabkan oleh gas freon. Bisa kebocoran freon dan juga kebuntuan sirkulasi.

Jika sudah begini, maka melakukan pengisian freon baru bisa menjadi alternatif perbaikan paling tepat.

Jika mampat freon, maka langkah flushing harus dilakukan. Kebuntuan sirkulasi dapat disebabkan oleh penyumbatan pada filter dan juga kapiler, oleh sebab itu melakukan penggantian filter dan pengurasan (flushing) menjadi langkah perbaikan yang harus di lakukan.

Untuk masalah yang berhubungan dengan freon saya tidak akan membahasnya pada tulisan ini, saya akan memuatnya pada tulisan lainnya. Jadi terus kunjungi blog ini dan dapatkan update tulisan terbaru.

Itu tadi penjelasan kerusakan dispenser tidak dingin, semoga dapat bermanfaat.

Sunday, December 2, 2018

Kerusakan Dispenser Galon Bawah Tidak Keluar Air

Kerusakan Dispenser Galon Bawah Tidak Keluar Air

Kamu pengguna dispenser jenis galon bawah ? Saat ini dispenser dirumahmu sedang mengalami kerusakan dengan keluhan tidak keluar air?

Sepertinya tulisan kali ini bisa sedikit menjelaskan kepada kamu kenapa dispenser dirumahmu tidak bisa mengeluarkan air.

Jenis galon bawah berbeda dengan dispenser galon atas. Jika pada dispenser galon atas sistemnya hanya mengandalkan tekanan air galon sehingga air otomatis keluar dengan sendirinya.


Sementara galon bawah menggunakan motor waterpump yang berfungsi sebagai pendorong air dari galon dan menyalurkannya ke tangki bagian atas.


Jika air pada dispenser galon bawah tidak keluar kemungkinan besar yang terjadi adalah karena adanya kerusakan pada waterpump tersebut.

Tapi sebelumnya kamu juga tetap harus memeriksa berbagai macam kemungkinan.

Setidaknya ada beberapa penyebab yang mungkin saja membuat air tidak keluar pada dispenser jenis galon bawah, diantaranya seperti.

Posisi penutup galon tidak menutup sempurna.

Ketika menutup galon pastikan menutupnya dengan sempurna. Ini penting karena jika tidak maka air tidak akan mengalir ke tangki atas. Ini disebabkan adanya udara masuk ke galon sehingga membuat sistem pendorong di tabung menjadi kempos.

Karena pada prinsipnya kerja sebuah waterpump sama seperti pada pompa air kebanyakan. Jika ada angin masuk maka itu jelas mempengaruhi daya dorong yang dihasilkan waterpump.

Kran rusak

Untuk masalah ini biasanya katup bagian dalam kran mengalami kerusakan, paling sering terjadi adalah patah pada katup.

Masalah lainnya yang berhubungan dengan kran juga bisa disebabkan oleh kerusakan knop. Ini untuk jenis kran tekan.

Perangkat elektronik rusak (modul)

Pada dispenser galon bawah biasanya di lengkapi dengan modul. Sebuah alat yang mengatur sistem kerja. Untuk waterpump sendiri biasanya modul inilah yang memberi perintah pertama kali. Jika modul rusak maka akan bisa juga membuat waterpump tidak bekerja.

Selang atau pipa pada penutup galon bocor

Dibagian penutup galon terdapat selang keatas dan kebawah galon. Untuk selang di dalam galon terkadang mengalami kebocoran. Masalah ini cukup sering terjadi, karena jika selang bocor maka akan juga membuat air tidak keluar.

Jika kamu sedang mengalami ini sebaiknya lakukan pemeriksaan di bagian posisi tutup galon dan juga selang galon.

Karena bisa jadi kamu menutupnya dengan tidak sempurna. Atau bisa juga karena selang tersebut ada yang bocor.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Janga lupa untuk berkunjung dan subscribe channel youtube kami ya bos bos semua, klik gambar dibawah ini untuk masuk ke channel youtube kami.


Friday, May 19, 2017

Cara Membersihkan Dispenser

Cara Membersihkan Dispenser

Cara Membersihkan Dispenser | Seputar Dunia Elektronik - Dispenser merupakan sebuah peralatan elektronik sebagai wadah air minum yang memiliki fungsi cukup vital didalam rumah tangga, penggunaan dispenser dapat mempermudah penyediaan air minum dan mempermudah proses pengambilan air minum.


Dispenser memiliki fungsi sebagai pendingin dan pemanas air minum, dengan dispenser kita akan dimudahkan dalam penyediaan air dingin dan panas, itu berarti stok air dingin tidak memerlukan kulkas dan air panas tidak perlu termos atau repot memasak, tinggal menggunakan dispenser maka kebutuhan air dingin dan panas sudah bisa terpenuhi.

Selain penggunaan yang terbilang tiada henti, maka diperlukan perawatan agar dispenser bisa lebih awet dan kualitas air tetap bersih. Dan berikut ini cara membersihkan dispenser yang bisa anda lakukan :

1. Cabut colokan dispenser
2. Angkat galon air minum dan kosongkan air pada dispenser melalui kran
3. Gunakan jeruk nipis atau sabun dengan anti bakteria untuk menguras bagian dalam
4. Diamkan beberapa saat dan tuangkan air biasa ke dalam dispenser
5. Buka kran agar air sisa sabun dan jeruk nipis terbuang, lakukan langkah penuangan air dan pembersihan berulang kali.
6. Buka pembuangan bawah dispenser, letaknya dibagian belakang bawah dispenser.
7. Siram dengan air panas berulang kali sampai bau sabun dan sisa kotoran keluar semua
8. Setelah bersih silahkan pasang kembali penutup pembuangan dan pasang kembali galon
9. Lakukanlah perawatan dispenser ini minimal 1 bulan hingga 2 bulan sekali.
10. Jangan lupa juga untuk membersihkan body dispenser sesering mungkin.

Bersihkan dispenser secara teratur agar bersih dan terhindar dari bau yang tidak sedap, melakukan perawatan dispenser sangat diperlukan agar dispenser selalu dalam keadaan bersih dan lebih awet. Semoga bermanfaat.


Wednesday, September 14, 2016

Mengatasi Dispenser Bocor Air

Mengatasi Dispenser Bocor Air


Mengatasi Dispenser Bocor Air

Dispenser merupakan sebuah peralatan elektronik rumah tangga yang berfungsi sebagai tempat penampung air minum, peran dispenser pada keperluan rumah tangga sudah terbilang penting. Fungsi dispenser bukan hanya saja sebagai penyimpan air, namun dapat mendinginkan air serta memanaskan.

Seiring dengan perkembangan elektronik dispenser mengalami beberapa perubahan dari pertama awal kemunculannya, dari yang tidak dapat mendinginkan air hingga sekarang mampu mendinginkan air minum, bahkan sebagian memiliki fitur tempat pendingin seperti kulkas mini.


Keluhan yang paling sering di alami oleh dispenser adalah kebocoran air, ini dapat terjadi karena beberapa penyebab, diperlukan pemeriksaan yang medalam dan teliti. Berikut ini beberapa penyebab kebocoran pada dispenser dan cara mengatasi dispenser bocor air.

Kran - Kebocoran yang disebabkan oleh kran

Mengatasi Dispenser Bocor Air


Kebocoran pada kran paling sering terjadi, pemakaian yang tidak hati-hati disinyalir menjadi pemicunya. Jika kebocoran terjadi pada kran pemanas maka itu disebabkan oleh efek air panas yang keluar. Cara menanganinya adalah dengan mengganti kran yang rusak atau bocor, pastikan mengganti dengan kran yang ukuran dan lubang dratnya sama, jika berbeda maka Anda akan menemukan kesulitan pada proses pemasangan.

Baca juga : Cara Mengatasi Kerusakan Handphone Setelah Tercebur Ke Air

Sambungan Selang 



Sambungan selang yang pecah atau sudah tidak rapat juga akan memicu kebocoran air pada dispenser, biasanya ini terjadi pada instalasi selang yang dilalui air panas. Pastikan untuk memasang selang lebih kuat dan rapat, jika selang robek atau pecah Anda bisa menggantinya dengan yang baru.

Tatakan Galon Pecah



Tatakan untuk meletakan kepala galon pada dispenser juga sering menyebabkan kebocoran, seperti pecah atau retak. Jika ini terjadi Anda dapat menggantinya dengan yang baru. Jika terjadi kebocoran pada sisi-sisinya sementara tatakan masih terlihat normal, kemungkinan ini disebabkan oleh karet/seal yang melingkar di bagian bawah tatakkan.

Tabung Bocor 

Tabung pendingin atau air biasa


Tabung pemanas


Tabung bagian dalam dispenser juga kerap kali mengalami kebocoran, entah disebabkan karena tabung bocor/rembes maupun seal karetnya yang rusak. Untuk mengatasi ini Anda harus melepas total casing dispenser hingga bagian tabung dalam terlihat, letak tabung pendingin ada pada bagian atas sementara tabung pemanas pada bagian bawah, ini posisi peletakan tabung paling umum.

Sebenarnya masih ada beberapa penyebab kebocoran lainnya yang biasa terjadi pada dispenser, dan untuk memeriksanya harus dilakukan secara menyeluruh, misalnya seperti pada tutup di pembuangan akhir (tempat pengurasan air - posisinya di belakang dispenser bagian bawah), terdapat instalasi pipa yang pecah dan lain-lain, kami akan membahasnya di tulisan lainnya.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan terus dapatkan update seputar elektronik di seputar dunia elektronik.