Showing posts with label Mesin Cuci. Show all posts
Showing posts with label Mesin Cuci. Show all posts

Monday, June 30, 2025

Beberapa Kode Eror Mesin Cuci Samsung Top Loading Dan Cara Menangani nya

Beberapa Kode Eror Mesin Cuci Samsung Top Loading Dan Cara Menangani nya

Kumpulan Kode Eror Mesin Cuci Samsung - Mesin cuci yang ada di rumah kita terkadang tidak selalu dalam keadaan baik, kadang bisa saja mengalami kerusakan.


Beberapa Kode Error Kerusakan Mesin Cuci Samsung Top Loading.


Mesin cuci Samsung top loading memiliki sistem diagnosis otomatis yang akan menampilkan kode error jika terjadi masalah. Memahami kode error ini sangat penting agar Anda dapat mengetahui penyebab kerusakan dan solusi yang tepat.

Berikut beberapa kode error yang sering muncul pada mesin cuci Samsung top loading:

1. Kode Error dE

Penyebab: Pintu mesin cuci tidak tertutup rapat.

Solusi: Periksa pintu mesin cuci, pastikan sudah tertutup dengan benar. Bersihkan sensor pintu jika kotor.


2. Kode Error 4E

Penyebab: Masalah pada suplai air.

Solusi: Periksa selang air, pastikan tidak tersumbat atau tertekuk. Cek juga tekanan air di rumah Anda.


3. Kode Error 5E

Penyebab: Air tidak bisa keluar (drain error).

Solusi: Bersihkan filter pembuangan dan periksa selang pembuangan apakah tersumbat.


4. Kode Error UE


Penyebab: Cucian tidak seimbang.

Solusi: Atur ulang posisi cucian agar seimbang di dalam tabung.

Kode Eror Mesin Cuci Samsung Top Loading



5. Kode Error LE


Penyebab: Kebocoran air terdeteksi.

Solusi: Periksa selang, seal, dan area bawah mesin untuk memastikan tidak ada kebocoran.


6. Kode Error CL

Penyebab: Kunci anak aktif (Child Lock).

Solusi: Tekan dan tahan tombol Child Lock selama beberapa detik untuk menonaktifkannya.

Beberapa Kode Eror Mesin Cuci Samsung Top Loading Dan Cara Menangani nya




Dengan mengetahui kode error ini, Anda bisa melakukan penanganan awal sebelum memanggil teknisi.

Sunday, June 29, 2025

Penyebab Mesin Cuci Toshiba Tidak Bisa Spin

Penyebab Mesin Cuci Toshiba Tidak Bisa Spin


Kerusakan pada mesin cuci tidak dapat terelakan, terlebih jika mesin cuci sudah sangat sering di gunakan. Salah satu masalah yang sering terjadi pada mesin cuci adalah kerusakan pengering. Dan berikut beberapa
penyebab Mesin Cuci khusus merk Toshiba Top Loading tidak bisa spin atau pengering bermasalah.


Penyebab Mesin Cuci Toshiba Top Loading Tidak Bisa Spin


Mesin cuci Toshiba top loading adalah salah satu pilihan banyak keluarga karena daya tahannya dan kemudahan penggunaannya. Namun, ada kalanya mesin cuci ini mengalami masalah, salah satunya adalah tidak bisa spin (pengering tidak berputar). Berikut beberapa penyebab umum yang sering terjadi:

1. Penutup Tidak Tertutup Rapat

Sistem pengaman pada mesin cuci akan menghentikan proses spin jika pintu tidak tertutup dengan sempurna. Sensor pintu akan mendeteksi dan otomatis menghentikan proses.

2. Kerusakan pada Dinamo atau Motor Spin

Motor pengering yang rusak atau terbakar akan menyebabkan spin tidak berfungsi. Biasanya ditandai dengan suara dengung tanpa putaran.

3. Sabuk (V-Belt) Kendor atau Putus

Jika sabuk penggerak kendor atau putus, mesin tidak dapat mentransfer tenaga ke tabung pengering.

4. Kapasitor Lemah atau Rusak

Kapasitor berfungsi untuk memberikan daya awal ke dinamo. Jika lemah atau rusak, motor tidak mampu memutar tabung spin.

5. Masalah pada Timer atau Modul

Kerusakan pada modul elektronik atau timer mekanik bisa menghentikan perintah untuk proses spin.





Solusi Perbaikan Mesin Cuci Tidak Bisa Spin 


Pastikan pintu tertutup rapat.

Cek sabuk penggerak, ganti jika kendor atau putus.

Periksa kapasitor, jika menggelembung segera ganti.

Cek motor spin, lakukan penggantian bila terbakar.

Jika modul rusak, konsultasikan ke teknisi profesional.

Berikut tadi beberapa penyebab mesin cuci merj Toshiba tidak bisa spin dan cara mengatasi nya. Semoga dapat membantu.

Saturday, July 27, 2024

Kode Kerusakan 5E Mesin Cuci Samsung Dan Cara Mengatasinya

Kode Kerusakan 5E Mesin Cuci Samsung Dan Cara Mengatasinya



Hallo sahabat seputar dunia elektronik, kali ini kita akan membahas mengenai Kode Error Mesin Cuci Samsung 5E: Penyebab dan Cara Mengatasinya


Kode error kerusakan 5E pada mesin cuci Samsung biasanya menunjukkan adanya masalah pada sistem pembuangan air. Ini berarti mesin cuci mengalami kesulitan dalam mengeluarkan air dari drum. Berikut adalah beberapa penyebab umum dan cara mengatasi masalah ini.


Penyebab Kode Error 5E


Saringan Pompa Tersumbat


Saringan pompa yang terletak di bagian depan bawah mesin cuci bisa tersumbat oleh kotoran seperti serat kain, rambut, atau benda kecil lainnya.


Selang Pembuangan Tersumbat atau Terlipat


Selang pembuangan yang terlipat atau tersumbat dapat menghambat aliran air keluar dari mesin cuci.


Pompa Pembuangan Rusak


Pompa pembuangan yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan mesin cuci gagal membuang air.


Masalah pada Sistem Kontrol Elektronik


Kerusakan pada modul kontrol atau sensor tekanan air bisa menyebabkan mesin cuci tidak dapat mendeteksi atau memerintahkan proses pembuangan air dengan benar.


Cara Mengatasi Kode Error 5E Mesin Cuci Samsung


Periksa dan Bersihkan Saringan Pompa


Matikan mesin cuci dan cabut stekernya.


Buka penutup saringan pompa di bagian depan bawah mesin cuci.


Tarik keluar saringan dan bersihkan dari kotoran yang menyumbat.


Pasang kembali saringan dengan benar.


Periksa Selang Pembuangan


Pastikan selang pembuangan tidak terlipat atau terjepit.


Periksa apakah ada kotoran atau benda yang menyumbat selang.


Jika selang tersumbat, bersihkan dengan cara melepas dan membersihkannya menggunakan air mengalir.


Periksa Pompa Pembuangan


Jika saringan dan selang pembuangan sudah diperiksa tetapi masalah masih ada, kemungkinan pompa pembuangan yang bermasalah.


Anda mungkin perlu memeriksa pompa pembuangan. Jika tidak yakin, sebaiknya panggil teknisi profesional untuk memeriksa dan mengganti pompa jika diperlukan.


Reset Mesin Cuci


Matikan mesin cuci dan cabut stekernya selama beberapa menit.


Pasang kembali steker dan nyalakan mesin cuci.


Cobalah menjalankan siklus pencucian untuk melihat apakah masalah sudah teratasi.


Periksa Sistem Kontrol Elektronik


Jika semua langkah di atas tidak berhasil, kemungkinan ada masalah pada modul kontrol elektronik atau sensor.


Dalam hal ini, disarankan untuk menghubungi teknisi resmi Samsung untuk perbaikan lebih lanjut.


Kesimpulan


Kode error 5E pada mesin cuci Samsung menunjukkan adanya masalah pada sistem pembuangan air. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mencoba mengatasi masalah ini sendiri. Namun, jika masalah masih berlanjut, sebaiknya hubungi teknisi profesional untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Pastikan selalu mematikan dan mencabut steker mesin cuci sebelum melakukan pemeriksaan atau perbaikan untuk mencegah risiko listrik.

Friday, July 26, 2024

Mengenal Kode Eror DE Pada Mesin Cuci Samsung

Mengenal Kode Eror DE Pada Mesin Cuci Samsung



Hallo sahabat seputar dunia elektronik. Mesin cuci adalah salah satu peralatan rumah tangga yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang kita menemui berbagai masalah teknis pada mesin cuci, salah satunya adalah kode eror. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang kode eror "DE" pada mesin cuci Samsung.


Apa Itu Kode Eror "DE"?


Kode eror "DE" pada mesin cuci Samsung biasanya menunjukkan adanya masalah pada pintu mesin cuci. "DE" merupakan singkatan dari "Door Error" atau masalah pada pintu. Masalah ini bisa terjadi karena beberapa alasan, seperti pintu yang tidak tertutup dengan benar, sensor pintu yang rusak, atau masalah mekanis pada kunci pintu.


Penyebab Kode Eror "DE"


Pintu Tidak Tertutup dengan Benar: Salah satu penyebab paling umum adalah pintu yang tidak tertutup dengan benar. Pastikan pintu mesin cuci tertutup rapat sebelum memulai siklus pencucian.


Sensor Pintu Rusak: Sensor pintu yang rusak atau kotor bisa menyebabkan mesin cuci memberikan kode eror "DE". Sensor ini bertugas memastikan bahwa pintu sudah tertutup dengan benar sebelum mesin cuci mulai beroperasi.


Masalah Mekanis pada Kunci Pintu: Kunci pintu yang aus atau rusak juga bisa menjadi penyebab munculnya kode eror "DE". Komponen mekanis ini memastikan bahwa pintu tetap terkunci selama siklus pencucian berlangsung.


Cara Mengatasi Kode Eror "DE"


Periksa dan Pastikan Pintu Tertutup Rapat: Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah memastikan pintu mesin cuci tertutup dengan benar. Tekan pintu hingga Anda mendengar bunyi klik.


Bersihkan Sensor Pintu: Jika pintu sudah tertutup rapat namun kode eror masih muncul, coba bersihkan sensor pintu. Gunakan kain lembut dan pastikan sensor bebas dari debu atau kotoran.


Periksa Kondisi Kunci Pintu: Jika langkah-langkah di atas tidak berhasil, periksa kondisi kunci pintu. Jika terlihat aus atau rusak, Anda mungkin perlu mengganti komponen tersebut. Anda bisa menghubungi teknisi atau layanan servis resmi Samsung untuk penggantian komponen.


Reset Mesin Cuci: Cobalah untuk mereset mesin cuci dengan cara mematikan dan mencabut steker dari sumber listrik selama beberapa menit, kemudian nyalakan kembali.


Langkah Pencegahan


Untuk mencegah kode eror "DE" muncul di masa mendatang, pastikan untuk selalu menutup pintu dengan benar setiap kali menggunakan mesin cuci. Selain itu, lakukan pembersihan rutin pada bagian pintu dan sensor untuk menjaga mesin cuci tetap dalam kondisi optimal.


Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam mengatasi masalah kode eror "DE" pada mesin cuci Samsung. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau memerlukan bantuan teknis, jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan Samsung atau hubungi teknisi mesin cuci yang sudah berpengalaman di kota Anda.


Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Saturday, July 13, 2024

Kode Eror 4E Mesin Cuci Samsung Dan Cara Mengatasinya

Kode Eror 4E Mesin Cuci Samsung Dan Cara Mengatasinya


Hai pembaca seputar dunia elektronik, kali ini kita akan membahas mengenai permasalah mesin cuci merk Samsung dengan kerusakan yang mengeluarkan kode 4E.


Kode Eror 4E Mesin Cuci Samsung 


Mesin cuci Samsung dikenal dengan teknologi canggih dan fitur-fitur inovatifnya. Namun, seperti perangkat elektronik lainnya, mesin cuci Samsung juga bisa mengalami berbagai masalah teknis yang ditandai dengan kode error. Salah satu kode error yang sering muncul adalah kode 4E. Artikel ini akan membahas arti dari kode error 4E, penyebabnya, serta cara mengatasinya.


Apa Itu Kode Error 4E?


Kode error 4E pada mesin cuci Samsung mengindikasikan adanya masalah pada suplai air. Mesin cuci tidak dapat mengisi air dengan benar, sehingga proses pencucian tidak bisa dimulai atau dilanjutkan. Kode ini biasanya muncul pada tahap awal pencucian, saat mesin sedang mencoba mengisi air.


Penyebab Kode Error 4E


Berikut adalah beberapa penyebab umum munculnya kode error 4E:


1.Keran Air Tertutup 

Jika keran air yang terhubung ke mesin cuci tertutup atau tidak terbuka sepenuhnya, mesin cuci tidak akan mendapatkan suplai air yang cukup.


2. Selang Air Tersumbat atau Tertekuk 

Selang yang terhubung ke mesin cuci bisa tersumbat oleh kotoran atau tertekuk, sehingga menghambat aliran air.


3. Filter Air Kotor 

Filter air yang berada di antara selang dan mesin cuci bisa tersumbat oleh kotoran dan endapan, menghambat aliran air masuk ke mesin.


4. Tekanan Air Rendah 

Mesin cuci memerlukan tekanan air yang cukup untuk beroperasi dengan baik. Jika tekanan air di rumah Anda terlalu rendah, mesin cuci mungkin tidak dapat mengisi air dengan benar.


5. Masalah pada Katup Inlet Air 

Katup inlet air yang rusak atau bermasalah bisa menjadi penyebab mesin cuci tidak mendapatkan suplai air yang cukup.


Cara Mengatasi Kode Error 4E


Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kode error 4E pada mesin cuci Samsung:


Periksa Keran Air 

Pastikan keran air yang terhubung ke mesin cuci dalam kondisi terbuka sepenuhnya. Jika keran tertutup, buka keran dan coba jalankan mesin cuci kembali.


Periksa Selang Air 

Cek selang air yang terhubung ke mesin cuci. Pastikan tidak ada sumbatan atau tekukan pada selang. Jika ada, bersihkan atau luruskan selang tersebut.


Baca juga : Kebiasan buruk yang membuat mesin cuci cepat rusak 


Bersihkan Filter Air 

Lepaskan selang dari mesin cuci dan periksa filter air. Bersihkan filter dari kotoran atau endapan yang mungkin menyumbat aliran air.


Periksa Tekanan Air 

Pastikan tekanan air di rumah Anda cukup untuk mengoperasikan mesin cuci. Jika tekanan air rendah, Anda mungkin perlu memeriksa sistem suplai air di rumah atau menghubungi penyedia layanan air.


Cek Katup Inlet Air 

Jika langkah-langkah di atas tidak berhasil, kemungkinan masalah terletak pada katup inlet air. Anda mungkin perlu mengganti katup tersebut atau menghubungi teknisi profesional untuk bantuan lebih lanjut.


Kesimpulan


Kode error 4E pada mesin cuci Samsung menunjukkan adanya masalah pada suplai air. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, Anda dapat memperbaiki masalah ini sendiri tanpa perlu memanggil teknisi. Pastikan untuk selalu memeriksa keran, selang, filter, tekanan air, dan katup inlet air jika kode error 4E muncul.


Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mengatasi masalah pada mesin cuci Samsung.


Kebiasaan Buruk Yang Akan Membuat Mesin Cuci Cepat Rusak

Kebiasaan Buruk Yang Akan Membuat Mesin Cuci Cepat Rusak



Hai pembaca seputar dunia elektronik, kali ini kita akan membahas mengenai beberapa kebiasaan buruk yang akan membuat mesin cuci cepat rusak.

Mesin cuci adalah salah satu alat rumah tangga yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan buruk yang sering kita lakukan dapat membuat mesin cuci cepat rusak. Berikut beberapa kebiasaan buruk tersebut:

Kebiasaan buruk yang membuat mesin cuci kita cepat rusak


1. Terlalu Banyak Memuat Pakaian 

Memasukkan terlalu banyak pakaian dalam satu kali cuci dapat membebani mesin cuci. Beban berlebih ini dapat menyebabkan kerusakan pada motor dan komponen lainnya. Selalu perhatikan kapasitas maksimum yang dianjurkan oleh pabrik.


2. Menggunakan Deterjen Terlalu Banyak 

Penggunaan deterjen yang berlebihan tidak hanya membuat pakaian sulit dibilas bersih, tetapi juga bisa menimbulkan penumpukan residu deterjen di dalam mesin. Hal ini dapat merusak mesin dan mengurangi umur pemakaiannya.

3. Tidak Membersihkan Filter dan Drum 

Filter dan drum mesin cuci perlu dibersihkan secara berkala. Jika tidak, kotoran dan residu deterjen yang menumpuk dapat menghambat kinerja mesin dan menyebabkan kerusakan.

4. Menggunakan Air Panas Berlebihan 

Penggunaan air panas yang terlalu sering atau pada suhu yang sangat tinggi dapat merusak bagian-bagian internal mesin cuci yang tidak dirancang untuk menahan suhu ekstrem. Gunakan air panas hanya jika diperlukan dan sesuai dengan petunjuk penggunaan.

5. Tidak Mengecek Saku Pakaian 

Benda-benda kecil seperti koin, kunci, atau benda tajam yang tertinggal di saku pakaian dapat menyebabkan kerusakan pada mesin cuci. Pastikan untuk selalu memeriksa dan mengosongkan saku sebelum mencuci.

6. Mengabaikan Perawatan Rutin 

Setiap mesin cuci memerlukan perawatan rutin seperti pembersihan drum, penggantian filter, dan pengecekan selang air. Mengabaikan perawatan ini bisa mengakibatkan kerusakan yang lebih serius di kemudian hari.

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk di atas, kita dapat memperpanjang umur mesin cuci dan menjaga kinerjanya tetap optimal.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda semua.

Tuesday, July 2, 2024

Penyebab Mesin Cuci Tiba Tiba Mati Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mesin Cuci Tiba Tiba Mati Dan Cara Mengatasinya
Penyebab Mesin Cuci Tiba Tiba Mati Dan Cara Mengatasinya



Hai para pembaca seputar dunia elektronik, untuk kali ini kami akan membahas mengenai permasalahan mesin cuci tiba-tiba mati dan cara mengatasinya.


Mesin cuci adalah salah satu perangkat elektronik yang penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun, seperti halnya perangkat lainnya, mesin cuci juga rentan mengalami masalah teknis, seperti tiba-tiba mati. Masalah ini bisa sangat mengganggu karena menghambat proses mencuci dan memerlukan penanganan yang tepat agar mesin kembali berfungsi dengan normal. Mari kita bahas lebih dalam mengenai penyebab umum mesin cuci tiba-tiba mati dan cara mengatasinya.


Baca juga : Mengenal Sejarah Mesin Cuci Dari Manual Hingga Otomatis


Penyebab Mesin Cuci Tiba-tiba Mati


Masalah Listrik: Salah satu penyebab paling umum adalah masalah pada pasokan listrik. Mesin cuci membutuhkan sumber daya listrik yang stabil dan cukup untuk dapat beroperasi. Gangguan pada saklar listrik, pemutus sirkuit (MCB), atau bahkan kerusakan pada kabel listrik dapat menyebabkan mesin cuci mati tiba-tiba.




Saklar Pintu: Sebagian besar mesin cuci modern dilengkapi dengan saklar pintu yang harus terhubung dengan baik agar mesin dapat beroperasi. Jika saklar pintu mengalami masalah atau rusak, mesin cuci dapat mati mendadak karena tidak mendeteksi bahwa pintu telah tertutup dengan benar.


Overheat atau Overload: Pada beberapa kasus, mesin cuci dapat mati secara otomatis jika terlalu panas atau terlalu banyak dimuat. Hal ini bisa disebabkan oleh lintasannya yang tersumbat, overheating pada motor, atau masalah pada sensor suhu.


Kerusakan pada Komponen Elektronik: Komponen elektronik seperti PCB (Printed Circuit Board) atau modul kontrol mesin cuci dapat mengalami kerusakan akibat tegangan listrik yang tidak stabil, petir, atau faktor lainnya. Hal ini dapat menyebabkan mesin cuci mati total atau tidak merespon saat dihidupkan.


Kerusakan Mekanis: Selain dari aspek listrik dan elektronik, komponen mekanis seperti belt yang putus, kopling yang aus, atau pompa yang tersumbat juga dapat menyebabkan mesin cuci tidak dapat berfungsi.


Cara Mengatasi Mesin Cuci yang Tiba-tiba Mati


Periksa Pasokan Listrik: Pastikan mesin cuci terhubung dengan baik ke sumber daya listrik yang stabil. Periksa juga saklar listrik dan MCB untuk memastikan tidak ada pemutusan arus yang memengaruhi mesin.


Periksa Saklar Pintu: Pastikan saklar pintu mesin cuci berfungsi dengan baik. Coba tekan saklar pintu dengan tangan atau benda lain yang bisa menstimulasinya untuk melihat apakah mesin cuci merespons.


Biarkan Mesin Dingin: Jika mesin cuci tiba-tiba mati akibat overheating, biarkan mesin dingin selama beberapa waktu sebelum mencoba menghidupkannya kembali. Pastikan lintasan dan ventilasi mesin cuci tidak tersumbat untuk mencegah overheating berulang.


Periksa Komponen Elektronik: Jika masalah terlihat dari sisi elektronik, sebaiknya hubungi teknisi terlatih untuk memeriksa dan memperbaiki komponen elektronik yang rusak atau bermasalah.


Periksa Komponen Mekanis: Periksa komponen mekanis seperti belt, kopling, dan pompa untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan atau penyumbatan.


Kesimpulan


Mesin cuci yang tiba-tiba mati bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah listrik sederhana hingga kerusakan komponen yang lebih kompleks. Penting untuk mengidentifikasi penyebabnya dengan tepat agar dapat melakukan perbaikan yang sesuai. Jika Anda tidak yakin dengan diagnosa atau perbaikan yang diperlukan, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi mesin cuci profesional untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.


Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda yang mengalami masalah dengan mesin cuci dan mencari solusi yang efektif untuk mengatasinya. Meskipun mesin cuci dapat mengalami masalah, dengan penanganan yang tepat, Anda dapat memastikan mesin cuci kembali berfungsi dengan baik dan efisien dalam waktu singkat.


Mengenal Sejarah Mesin Cuci, dari Manual hingga Otomatis

Mengenal Sejarah Mesin Cuci, dari Manual hingga Otomatis



Hai para pembaca seputar dunia elektronik, kali ini kami akan membahas mengenai sejarah mesin cuci dari manual hingga otomatis. Mungkin dari kita masih banyak yang belum mengetahui tentang sejarah ini.


Dalam era modern ini, mesin cuci telah menjadi salah satu perangkat yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sedikit yang tahu bahwa evolusi mesin cuci dari versi manual hingga otomatis telah melalui perjalanan panjang dan menarik. Mari kita telusuri sejarah yang menarik dari perangkat yang sangat penting ini.


Baca juga : Penyebab Mesin Cuci Bersuara Kasar Dan Cara Memperbaikinya Sendiri Di Rumah


Mesin Cuci Manual: Awal Mula Perjalanan


Mesin cuci pertama kali muncul pada abad ke-18, meskipun pada awalnya hanya digunakan secara eksperimental oleh beberapa orang. Penggunaan utama mesin cuci manual dimulai pada akhir abad ke-19. Mesin cuci manual ini bekerja dengan prinsip dasar pencucian, yakni merendam pakaian dalam air sabun, menggosoknya dengan tangan atau menggunakan sikat, lalu membilasnya secara manual.




Perkembangan Menuju Mesin Cuci Semi-Otomatis


Pada awal abad ke-20, mesin cuci semi-otomatis mulai muncul. Mesin cuci ini biasanya terdiri dari dua tabung terpisah; satu untuk mencuci dan satu lagi untuk membilas pakaian. Mesin ini memerlukan intervensi manusia untuk mengatur air masuk dan keluar serta memindahkan pakaian dari satu tabung ke tabung lainnya. Meskipun demikian, inovasi ini telah mengurangi kerja keras manusia dalam proses pencucian pakaian.


Revolusi Mesin Cuci Otomatis


Pada tahun 1937, revolusi sejati dalam industri mesin cuci dimulai dengan ditemukannya mesin cuci otomatis penuh. Mesin cuci ini diciptakan untuk membebaskan pengguna dari tugas-tugas manual yang melelahkan. Salah satu tonggak penting dalam sejarah mesin cuci adalah penemuan mesin cuci "front-loading" pada tahun 1940-an. Mesin cuci ini memanfaatkan prinsip gravitasi untuk memutar drum secara efisien, menghasilkan pencucian yang lebih bersih dan lebih efisien secara energi.


Era Mesin Cuci Modern


Dengan kemajuan teknologi, mesin cuci modern semakin pintar dan efisien. Teknologi digital telah diterapkan untuk mengoptimalkan proses pencucian dengan memonitor air, deterjen, dan energi yang digunakan. Beberapa mesin cuci bahkan dilengkapi dengan kemampuan untuk terhubung ke internet, memungkinkan pengguna untuk mengontrolnya dari jarak jauh melalui smartphone mereka.


Dari mesin cuci manual yang sederhana hingga mesin cuci otomatis yang canggih, evolusi mesin cuci telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam kemudahan hidup sehari-hari. Mesin cuci tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga mengurangi kerusakan pada pakaian dan membantu pelestarian lingkungan dengan penggunaan air dan energi yang lebih efisien.


Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memahami lebih dalam tentang sejarah dan perkembangan mesin cuci dari masa ke masa. Mesin cuci tidak hanya sebuah alat praktis, tetapi juga sebuah cermin dari kemajuan teknologi yang terus berkembang dalam menjawab kebutuhan manusia akan kebersihan dan kenyamanan hidup.


Tuesday, December 12, 2023

Penyebab Mesin Cuci Bersuara Kasar Dan Cara Memperbaikinya Sendiri Di Rumah

Penyebab Mesin Cuci Bersuara Kasar Dan Cara Memperbaikinya Sendiri Di Rumah


Seputar Dunia Elektronik - Mesin cuci merupakan sebuah alat rumah tangga yang terbilang penting di era sekarang ini. Penggunaan mesin cuci bisa meringankan pekerjaan dalam mencuci dan juga mengeringkan pakaian.


Terkadang mesin cuci dapat menimbulkan suara kasar yang sangat mengganggu. Mungkin beberapa orang tidak masalah dengan suara kasar yang tiba tiba muncul pada mesin cuci mereka. Tapi sebagian lainnya mungkin akan sangat merasa terganggu bahkan dapat membuat jengkel.


Penyebab Mesin Cuci Bersuara Kasar


Yang perlu di garis bawahi adalah mungkin saja suara kasar pada mesin cuci merupakan tanda awal dari kerusakan yang lebih serius. Jadi, tidak ada salahnya kita segera melakukan perbaikan.


Dalam artikel ini saya akan membahas penyebab mesin cuci bersuara kasar dan bagaimana cara mengatasinya.


1. Posisi mesin cuci tidak rata


Perlu di pahami bahwa penempatan mesin cuci pada permukaan lantai yang tidak rata atau mungkin kaki mesin cuci yang kurang pas akan membuat mesin cuci sedikit berisik saat di gunakan.


Ini disebabkan karena pada saat posisi mesin cuci tidak stabil maka akan bergoyang. Tabung bagian dalam mesin cuci akan bergerak tidak stabil dan ini akan mengakibatkan benturan. Jika sudah begitu maka mesin cuci biasanya akan mengeluarkan suara kasar atau suara seperti terbentur.


Untuk mengatasi ini, sebaiknya kita menempatkan mesin cuci pada permukaan lantai yang rata. Atau jika memungkinkan kita bisa men-setel bagian kaki mesin cuci sampai posisi mesin cuci benar benar rata.


2. Beban terlalu banyak


Perhatikan beban atau jumlah pakaian yang ingin kita masukan ke dalam mesin cuci. Ini penting untuk menjaga fungsi mesin cuci tetap baik. Beban yang di paksakan akan membuat mesin cuci tidak awet.


Jangan terlalu banyak memasukan pakaian ke mesin cuci. Usahakan untuk memilih jenis bahan pakaian dan model pakaian. Hindari memasukan bed cover kedalam mesin cuci terutama jika mesin cuci kita berukuran kecil.


Memaksa kerja mesin cuci dengan beban berlebih biasanya akan membuat beberapa part rusak seperti gearbox, pulsator dan belt. Jika ini terjadi biasanya mesin cuci akan mengeluarkan suara kasar.


3. Ada skurp atau baut yang longgar.


Pada bagian body atau cover belakang mesin cuci di kencangkan dengan Skrup atau baut. Jika skrup kendur maka akan membaut mesin cuci menjadi lebih berisik. Untuk mengatasi masalah ini kita hanya perlu mengencangkan skrup atau baut menggunakan obeng. Pastikan skrup pada mesin cuci terpasang dengan kencang untuk menghindari body mesin cuci bergetar.


4. Bearing Mesin Cuci Aus


Jika bearing atau klaher mesin cuci mengalami Aus, maka biasanya akan menghasil suara yang cukup keras atau bising. Melakukan penggantian bearing di perlukan jika memang kondisinya sudah rusak. Memaksa mesin cuci hidup dengan kondisi bearing rusak selain dapat mengeluarkan suara bising juga dapat mengganggu kerja mesin cuci.


6. Gearbox Rusak


Kasus berisik pada mesin cuci sebagian besar disebabkan oleh kerusakan gearbox. Alat ini rusak biasanya disebabkan oleh penggunaan mesin cuci yang terlalu berat. Jika gearbox rusak maka kita harus menggantinya dengan yang baru.


7. Pulsator Bermasalah


Pulsator memiliki fungsi seperti papan penggilas. Alat ini memiliki peran sangat penting. Pada bagian pulsator terdapat lubang dengan gigi sebagai pengait ke Ass gearbox. Jika gigi ini rusak maka akan bisa mengeluarkan suara berisik.


Agar pulsator tetap awet sebaiknya kita menyesuaikan beban pakaian. Hindari memasukan pakaian terlalu banyak ke mesin cuci. Jika pulsator rusak maka kita bisa menggantinya dengan yang baru.


8. Benda asing


Benda asing seperti pakaian dalam, plastik bahkan kancing baju juga dapat membuat mesin cuci berisik. Pastikan selalu memeriksa pakaian yang akan di cuci. Keluarkan semua benda asing dari saku pakaian untuk menghidari masuk kedalam tabung mesin cuci.


Jika benda asing sudah terlanjur masuk, maka kita bisa mengambilnya dengan membuat pulsator atau bahkan tabung mesin cuci. Untuk melakukan ini sebaiknya kita meminta bantuan kepada teknisi mesin cuci yang profesional.


Itu tadi beberapa hal yang membuat mesin cuci bersuara kasar atau berisik. Selalu perhatikan cara mencuci agar mesin cuci di rumah senantiasa awet dan tidak mudah rusak.


Thursday, November 30, 2023

Arti Kode DE Pada Mesin Cuci, Ini Penjelasannya

Arti Kode DE Pada Mesin Cuci

Mesin cuci kamu eror ? keluar kode DE ? tidak usah panik ! Saya akan sedikit menjelaskan kenapa mesin cuci bisa eror dan keluar tanda DE. Jika di singkat, DE merupakan kepanjangan dari Door Eror, dengan kata lain ada masalah pada sensor pintu. Sesuai dengan arti DE tadi, maka sudah jelas sekali bahwa kode yang keluar meruapakan tanda bahwa mesin cuci mengalami masalah pada sistem sensor pintu.


Arti Kode DE Mesin Cuci


Untuk sensor pintu ada beberapa model. Ada yang menggunakan sensor magnet, switch bahkan sensor seperti kaca kecil atau fuse. Saya sih sudah menemukan setidaknya 3 model sensor pintu seperti yang sudah saya jelaskan di awal tadi.


Kerusakan Mesin Cuci Eror DE karena Kabel Putus.


Sebelum memutuskan untuk memvonis bahwa sensor pintunya bermasalah, saya biasanya melakukan pengecekan kabel di awal kerja. ya siapa tau ada kabel putus karena ulah si omen alias tikus burik. Tapi kalau ngak ketemu ada tanda kabel putus, ya kita harus cuirga sama kerusakan sensor. Tinggal cek saja mesin cuci nya pakai sensor pintu model apa. Sensor magnet atau switch ( kita ngak bahas soal sensor model mirip fuse ya, nanti pusing ).


Tiap merk mesin cuci berbeda dalam menggunakan model sensor. Namun umumnya menggunakan sensor magnet dan switch. Untuk memastikan kita bisa membuka area cover belakan mesin cuci bagian atas.


Kode DE karena Sensor Pintu Rusak


Sensor pintu mesin cuci memiliki fungsi untuk memproteksi fungsi kerja putaran mesin saat kita membuka pintu. Sederhananya begini. Jika kita membuka pintu maka kerja mesin otomatis akan berhenti dan jika kita tutup maka mesin akan kembali hidup.


Kerusakan Sensor ini biasanya memberikan tanda berubah alarm warning disertai keluarnya kode DE. Mau jenis sensor switch ataupun magnet pasti tetap akan mengirimkan sinyal eror. Nah, jika mesin cuci di rumah kalian mengeluarkan alarm warning disertai keluarnya kode DE maka bisa saja masalah ini disebabkan oleh kerusakan sensor pintu. 


Untuk mengatasi ini kita bisa mengganti sensor pintu dengan yang baru. Namun untuk beberapa kasus kita juga bisa mem bypass kabel yang menuju ke sensor tersebut. Kabungkan dua kabel yang menuju ke sensor. jumlah kabel juga ada yang 3 kabel ya. untuk memudahkan kita bisa melihat wiring diagram.


Buat kalian yang mau lihat beberapa video mengenai Service Mesin Cuci mungkin bisa mengunjungi Channel Youtube kita di " Masarie Youtube Channel ". Kalian bisa melihat beberapa tutorial tentang perbaikan mesin cuci dan berbagai elektronik disana.



Friday, December 9, 2022

Berapa Hal Yang Membuat Mesin Cuci Di Rumah Cepat Rusak Dan Cara Merawatnya

Beberapa Hal Yang Membuat Mesin Cuci Di Rumah Cepat Rusak Dan Cara Merawatnya.

Beberapa Hal Yang Membuat Mesin Cuci Di Rumah Cepat Rusak Dan Cara Merawatnya


Pernahkah kalian berpikir soal penyebab mesin cuci cepat rusak? Padahal, mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang mudah dan menyenangkan jika dilakukan dengan mesin cuci. Praktis dan efisien, mulai dari merendam, mencuci, membilas, sampai mengeringkan pakaian. Tapi, kenapa sebuah mesin cuci  bisa cepat dan sering kali rusak?


Pasti kalian pernah mengalami hal ini dong. Untuk itu, mari cari tahu penyebab mesin cuci cepat rusak dan perawatan apa saja yang di butuhkan.



Penyebab Mesin Cuci Cepat Rusak.


Mesin cuci cepat rusak merupakan salah satu kendala yang sering dialami dalam kehidupan rumah tangga. Meski terlihat praktis dan mudah, tentu ada beberapa hal yang membuat mesin cuci dirumah menjadi cepat rusak.



Salah satunya mungkin saat kita salah memasukkan bahan pakaian atau salah dalam memencet tombol. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa penyebab yang membuat mesin cuci cepat rusak.


1. Terlalu Banyak Detergen


Penyebab mesin cuci cepat rusak mungkin salah satunya adalah terlalu banyak mengisi detergen.


Detergen yang terlalu banyak dapat menahan kotoran di pakaian, sehingga membuat bakteri dan kotoran terperangkap di dalam pakaian. Misalnya di bagian pakaian yang sulit dijangkau, misalnya kerah atau daerah kancing baju.



Kalian bisa memakai setengah detergen, kemudian tuangkan secara perlahan dan tingkatkan jumlah detergen jika pakaian tidak terlalu bersih setelah dicuci


Perlu memerhatikan juga petunjuk penggunaan tiap merek detergen. Biasanya ada di belakang produk.


Perlu di ingat, detergen yang terlalu banyak justru tidak efektif, membuat residu menumpuk dan mesin jadi sangat kotor.


Biasakan setelah menggunakan mesin cuci kita menyiram tabung dengan air biasa lalu melakukan proses cleantube atau pembersihan tabung.


Pada beberapa merk mesin cuci terdapat fitur clean tube. Namun jika tidak ada. Kalian bisa menggunakan mode washing sampai air penuh dan masuk ke mode spin manual. Biarkan mesin cuci bekerja tanpa pakaian, cukup air nya saja. Setelah itu masuk ke mode spin atau pengering sampai air habis.


Cara ini efektif untuk membilas sisa sisa deterjen pada tabung dan pulsator bagian dalam. Kalian bisa praktekan sendiri dirumah ya teman teman 


2. Penempatan Yang Tidak Sesuai.


Sudahkah mesin cuci di rumah kalian ditempatkan dengan benar? Karena, salah dalam menempatkan bisa menjadi salah satu penyebab mesin cuci cepat rusak.


Sebaiknya, jangan langsung meletakkan mesin di lantai. Sediakan  papan atau tatakan yang agak tinggi, sehingga mesin cuci lebih tinggi sedikit dari lantai. Dan pastikan juga alas dalam kondisi rata.


Jika lokasi mesin cuci tidak rata, getaran dapat merusak bagian di dalamnya dan membuat cepat aus mesin penggeraknya. Sediakan alas mesin yang membuat getaran seminimal mungkin.


Di toko toko elektronik kalian bisa membeli alas mesin cuci seperti breket rak. Tapi kalau mau bagus kalian bisa membuatnya dengan papan sendiri. Menggunakan papan akan jauh lebih kuat.



3. Terlalu banyak pakaian ( Overload )


Di kutip dari The Spruce, pakaian yang terlalu banyak dimasukkan ke dalam mesin cuci, akan menjadi salah satu penyebab mesin cuci cepat rusak selanjutnya.


Mungkin yang kita pikirkan dengan memasukan pakaian terlalu banyak, maka akan cepat selesai dalam sekali proses, namun ternyata ini malah bisa merusak mesin dan juga pakaian itu sendiri.



Pakaian yang melebihi ukurannya bisa membuat mesin bekerja lebih keras dan tidak seimbang. Terutama jika kita memasuka bedcover atau selimut. Pastikan jangan terlalu berat bebannya.


Jika sering dilakukan, mesin cuci bisa cepat rusak karena beban yang terlalu berat. Pakaian juga tidak dapat bersih merata karena terlalu banyak pakaian yang menumpuk di dalam.


Untuk menghindari ini, kalian bisa dengan memilih jenis-jenis pakaian sesuai bahan atau warnanya. Jangan campur jenis bahan pakaian menjadi satu.  Pisahkan jenis pakaian yang kira kira berat.


4. Mesin Cuci Jarang Dibersihkan



Nah, penyebab mesin cuci cepat rusak selanjutnya yang tak kalah penting. Yaitu mesin cuci yang jarang di bersihkan.


Meski terlihat bersih, mesin cuci juga perlu rutin dibersihkan seperti peralatan elektronik lainnya.



Adanya beberapa bagian penyebab mesin cuci cepat rusak, seperti filter pakaian, tempat detergen, dan pintu mesin cuci. Sisa-sisa kotoran dan detergen yang menumpuk membuat penyebab mesin cuci cepat rusak.


Selain itu, kalian juga bisa membersihkannya dengan pembersih khusus mesin cuci untuk menghilangkan residu dan kotoran di dalam tabung. Dengan begitu, mesin cuci bisa lebih awet.


Kalian bisa membersihkan mesin cuci minimal sebulan sekali agar kondisi mesin cuci tetap bersih dan bekerja dengan baik. 


5. Ada Benda Asing Tertinggal


Pasti kita pernah mengalami uang, benda logam ataupun kertas tertinggal di dalam mesin cuci bukan? Nah ini bisa jadi penyebab mesin cuci rusak yang berikutnya.


Tanpa kita sadari, benda-benda asing ini, khususnya logam, dapat merusak dinding dalam tabung dan komponen di dalamnya.


Melansir Repaire Aid, ia dapat membuat dinding-dinding mesin cuci lecet, berkarat dan dapat memicu konslet.



Benda logam dapat merusak sirip pada pompa pembuangan jika koin yang melewati filter. Uang logam juga dapat membuat sistem pembuangan menjadi terganggu.



Selain itu, ia juga dapat menutup pipa pembuangan sehingga air tidak dapat mengalir bahkan bisa menyebabkan kaca mesin cuci pecah.


Sebaiknya sebelum menaruh setiap pakaian yang memiliki kantung, kalian bisa periksa terlebih dahulu setiap kantung pakaian. Jangan sampai ada koin atau kertas dan semacamnya di dalam saku.


Cegah Kerusakan Mesin Cuci dengan cara yang cermat.


Umumnya, penyebab mesin cuci cepat rusak dikarenakan cara penggunaannya yang salah atau kurangnya perawatan sehingga hasil cucian kurang bersih.


Berikut beberapa tips dan trik merawat mesin cuci agar selalu awet:


1. Membersihkan Laci Mesin Cuci



Bersihkan laci atau tempat memasukkan deterjen yang terdapat pada mesin cuci, termasuk tempat menuang pelembut atau pemutih.


Jika perlu, lepas laci deterjen dan bersihkan menggunakan sikat gigi bekas. Tempat-tempat ini berpotensi menjadi tempat tumbuhnya bakteri dan jamur sehingga harus rajin dibersihkan.


2. Periksa  Filter Mesin Cuci


Tempat lain yang menjadi tempat bakteri berkumpul adalah filter atau saringan kotoran. Kosongkan secara berkala dan buang kotoran yang terkumpul di dalamnya. Sikat dengan sikat gigi bekas apabila ada noda atau kotoran yang menempel.


3. Bersihkan Sisa Sabun



Ketika proses mencuci selesai, selalu bersihkan mesin cuci dari sisa-sisa deterjen, pelembut, maupun pemutih dengan kain lembut.


Sekali seminggu, cuci mesin pada suhu 40°C atau lebih tinggi dengan pemutih untuk memastikan bakteri tidak dapat berkembang di mesin cuci dan menyebabkan bau tidak enak.


Penampilan tabung yang tampak bersih dapat menipu, karena kotoran dan bakteri bisa bersembunyi di celah-celah kecil pada tabung.


Cara terbaik untuk membersihkan tabung mesin cuci adalah dengan membiarkan mesin cuci bekerja tanpa ada cucian apapun di dalamnya dan menggunakan air panas.




4. Berikan Ventilasi


Untuk mencegah bau tak sedap pada mesin cuci, biarkan pintu mesin cuci sedikit terbuka untuk membiarkan udara bersirkulasi di dalam tabung. Cara ini juga membantu mencegah pertumbuhan bakteri.


Selain itu, melansir Mr. Right Ideas, gunakan deterjen berkualitas baik. Residu dari deterjen atau pelembut kualitas rendah bisa menjadi sumber jamur dan bau tak sedap pada mesin cuci.


5. Ikuti Sesuai Petunjuk



Perhatikan cara menggunakan mesin cuci yang baik. Sesuaikan dengan petunjuk penggunaan dan hindari memasukkan cucian melebihi kapasitas mesin cuci.




Pastikan kalian telah selesai memasukkan semua cucian dan deterjen sebelum menekan tombol on.


Selama proses mencuci, kita dilarang membuka pintu atau memasukkan benda ke dalam mesin ketika mesin sedang bekerja.


Hindari menyemprotkan air ke kontrol panel atau modul. Jika hendak membersihkan kontrol panel, gunakan lap lembap dan usap perlahan. 


Memastikan penggunaan dengan cermat dan kebersihan mesin cuci akan membuatnya awet. Jangan sepelekan penggunaan ya teman teman.



Saturday, October 8, 2022

5 Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Cuci Dan Cara Mengatasinya


5 Masalah Yang Sering Terjadi Pada Mesin Cuci Dan Cara Mengatasinya.


Mesin cuci merupakan peralatan elektronik yang sangat penting belakangan ini. Hidup tanpa mesin cuci ? Rasanya akan terasa sulit bagi sebagian orang.


Mesin cuci salah satu perangkat elektronik yang cukup sering di gunakan dalam rumah tangga. Bisa di bilang peran nya cukup vital, sebagai alat yang membantu kita membersihkan pakaian.


Bagi kalian yang sedang mencari informasi seputar masalah pada mesin cuci. Berikut kami beri informasi mengenai apa saja sih kerusakan mesin cuci yang paling sering terjadi, berikut bagaimana cara mengatasinya.


Kerusakan Mesin Cuci Yang Paling Sering Terjadi.


Tulisan ini mungkin bisa kalian gunakan sebagai bahan referensi sebelum memanggil tukang service mesin cuci. Jika kalian menemukan berbagai masalah pada mesin cuci dirumah kalian, sebaiknya simak dulu tulisan ini sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa service mesin cuci terdekat.


1. Mesin Cuci Berisik Atau Bising

Beberapa kasus suara bising atau berisik disebabkan oleh masalah gearbox. Untuk frontloading biasanya terjadi karena klaher aus. Bisa juga suara bersisik disebabkan adanya benda asing yang masuk kesela tabung dan tersangkut.


Untuk benda asing yang tersangkut kalian bisa mengambilnya. Sementara untuk kasus gearbox dan klaher, cara satu satunya adalah dengan mengganti spare part ini.


2. Mesin Cuci Bocor


Mesim cuci bocor umumnya disebabkan oleh kerusakan karet pintu ( frontloading). Sementara untuk toploading dan manual biasanya bocor dapat disebabkan oleh kebocoran selang, gearbox dan juga seal.


Ganti selang pembuangan air mesin cuci jika terjadi kebocoran. Biasakan selalu memeriksa kondisi selang, sebagian kasus selang bocor disebabkan oleh tikus.


3. Mesin Cuci Tidak Mau Berputar


Kasus mesin cuci tidak berputar cukup sering terjadi. Masalah kabel putus bisa jadi sebabnya. Periksa kabel pada mesin cuci, pastikan tidak ada kabel yang putus. Sebaiknya bongkar mesin cuci untuk melihat masalah secara menyeluruh.


Untul 2 tabung kalian bisa memeriksa bagian timer mesin cuci. Mungkin timer sudah rusak atau dol. Kasus laim terjadi pada dinamo motor. Jika alat ini rusak sebaiknya ganti dengan yang baru. Setelah nya kalian juga harus memeriksa kapasitor motor. Yang paling parah untuk kasus mesin cuci tidak mau berputar adalah kerusakan mainboard atau modul.


4. Mesin Cuci Tidak Mau Mengisi Air

Mesin cuci tidak mau mengisi air dapat disebabkan oleh kerusakan water inlet. Pastikan water inlet dalam keadaan baik. Jika rusak, kalian wajib menggantinya dengan yang baru. Kasus mesin cuci tidak mau mengisi air juga sering disebabkan karena filter inlet kotor. Kalian bisa membuka selang inlet dan bersihkan bagian filternya. Kerusakan modul atau mainboard juga kadang membuat proses pengisian air mesin cuci mengalami masalah.


5. Mesin Cuci Tidak Bisa Membuang Air.


Kasus mesin cuci tidak bisa membuang air umumnya disebabkan oleh kerusakan drain motor atau drain pump. Jika alat ini rusak sebaiknya ganti dengan yang baru. 


Hal lain yang membuat mesin cuci tidak bisa membuang air juga dapat di sebabkan oleh koin dan kotoran yang menyumbat selang pembuangan. Kasus lainnya mungkin kerusakan bagian seal maupun tali pembuangan.


Untuk lebih lengkap mengenai permasalah mesin cuci kalian bisa mengunjungi channel youtube saya disini : masarie youtube channel.


Semoga tulisan ini bermanfaat.

Tuesday, March 22, 2022

Tips Cerdas Saat Memilih Dan Membeli Mesin Cuci




Hai teman teman semua, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai cara memilih merk mesin cuci yang baik sebelum kita membelinya. Sebenarnya ini lebih ke selera dan minat masing masing, namun kalian juga tetap harus memperhatikan beberapa hal saat membeli dan memilih mesin cuci.


1. Memiliki fitur lebih yang mungkin bisa memudahkan saat di pakai.

Fitur menjadi hal pertama yang harus kita perhatikan saat membeli mesin cuci. Untuk mesin cuci dangan fitur lengkap mungkin hanya ada pada mesin cuci jenis toploading dan frontloading, sementara untuk manual tidak terlalu banyak.

Pilih merk mesin cuci yang sekiranya memiliki fitur fitur tambahan, hal ini dapat disesuaikan dengan kemauan kalian. 

2. Perhatikan kapasitas mesin cuci

Kapasitas beban merupakan hal yang tidak boleh diabaikan, makin besar kapasitas sebuah mesin cuci, maka semakin baik banyak pula beban pakaian yang bisa di muat. Pilihlah mesin cuci dengan kapasitas sedang jika kalian termasuk orang yang jarang mencuci.

Namun jika penggunaan mesin cuci dipakai hampir setiap hari dengan beban pakaian yang banyak, maka pilihlah mesin cuci dengan kapasitas beban yang juga besar.

3. Cari merk terbaik

Ada beberapa merk terkenal yang bisa menjadi pilihan, tapi sebaiknya lebih selektif dalam memilih merk mesin cuci. Merk yang familiar belum tentu juga akan memberikan kepuasan. Kalian perlu melakukan beberapa survey tentang merk sebuah mesin cuci sebelum memutuskan untuk membelinya.

Banyak sekali artikel yang membahas mengenai merk merk mesin cuci, kalian bisa menggali informasi dari sana.

4. Pilih jenis sesuai kebutuhan

Ingat bahwa membeli mesin cuci hanya untuk sebuah kebutuhan, bukan untuk pamer apalagi gaya-gayaan. Karena mesin cuci merupakan sebuah perkakas rumah tangga yang memiliki peran sebagai alat untuk mencuci. Mesin cuci bukan sebuah alat pajangan atau penunjang gaya hidup. Jadi, memilih jenis mesin cuci sesuai kebutuhan harus kalian lakukan.

5. Harga menggiurkan bukan berarti kualitas terbaik.

Harga selalu menentukan kualitas dari setiap produk, termasuk sebuah mesin cuci. Makin mahal sebuah mesin cuci, maka biasanya semakin baik pula kualitasnya.

Jadi dalam membeli mesin cuci sebaiknya hindari membeli mesin cuci dengan harga yang rendah, karena faktanya setiap membeli suatu produk maka harga yang jauh lebih.

Monday, January 20, 2020

Beberapa Penyebab Yang Membuat Putaran Dinamo Pengering Mesin Cuci Berputar Pelan

Beberapa Penyebab Yang Membuat Putaran Dinamo Pengering Mesin Cuci Berputar Pelan


Hai teman teman semua, semoga dalam keadaan sehat dan diberi kalancaran rezeki.

Pada kesempatan kali ini saya mau sedikit memberikan penjelasan mengenai beberapa penyebab yang membuat putaran dinamo pengering pada mesin cuci berputar pelan.

Jika kalian sedang atau pernah mengalami permasalah ini, pengering mesin cuci dirumah kalian berputar pelan. Maka mungkin artikel kali ini bisa sangat berguna buat kalian semua.

Dan berikut ini beberapa hal yang membuat putaran dinamo pengering pada mesin cuci berputar pelan.

Dinamo Lemah

Dinamo motor yang lemah biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya sudah ada bagian gulungan yang mulai terbakar.

Terlalu banyak beban pakaian yang akan dikeringkan juga bisa membuat putaran dinamo menjadi kehilangan kekuatannya.

Biasakan untuk tidak memaksakan beban pengering dalam jumlah yang banyak. Karena jika kesalahan ini dilakukan berulangkali maka akan membuat dinamo kehilangan power putaran maksimalnya.

Kapasitor rusak

Pada banyak kasus kerusakan pengering mesin cuci khususnya dua tabung, putaran lemah juga bisa disebabkan oleh kerusakan kapasitor.

Untuk melakukan pengetesan maka kalian bisa mengganti kapasitor tersebut dengan yang baru. Bisa juga menaikan nilai kapasitornya. Misalnya dari ukuran 5 micro menjadi 7 micro.

Menaikan nilai kapasitor diharapkan mampu menguatkan start dinamo sehingga putaran menjadi lebih cepat.

Rem tidak menarik sempurna

Pada dinamo spin mesin cuci dua tabung terdapat rem sebagai penahan putaran pada saat kita membuka pintu tabung.

Jika rem terlalu rapat maka kalian bisa mengukur dudukan setelan rem ke posisi agak jauh sehingga rem agak sedikit menjauh dari poly dinamo.

Seal rusak

Seal pada pengering berguna sebagai penahan rembesan air dari tabung dalam pengering. Bagian tengah seal seperti bulatan besi dengan lubang persis ditengah sebagai masukan ass tabung.

Nah, jika bagian tengah ini agak bocor maka akan membuat bagian tengah lubang menjadi aus. Pada kasus tertentu bagian tengah menjadi karat atau membuat karat bagian ass tabung.

Jika sudah karat begini maka akan menahan putaran tabung dan membuat perputaran dinamo menjadi berat. Ini yang membuat dinamo berputar pelan.

Posisi pakaian tidak rata

Yang menjadi kekurangan mesin cuci manual dua tabung adalah ribetnya menggunakan pengering. Karena jika posisi pakaian yang mau di keringkan berada pada posisi yang miring atau berat sebelah, maka akan mengganggu kerja pengering tersebut.

Umumnya mengeluarkan suara berisik karena benturan tabung dan membuat putaran menjadi lemah tak bertenaga.

Oleh sebab itu penting sekali kalian memastikan pakaian yang akan di keringkan dalam posisi yang rata. Usahakan juga jangan terlalu banyak beban.

Tuesday, December 17, 2019

Beberapa Permasalahan Yang Disebabkan Oleh Kerusakan Water Level Sensor Mesin Cuci

Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang disebabkan oleh kerusakan water level sensor mesin cuci. Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saat melakukan perbaikan mesin cuci ke beberapa pelanggan.

Beberapa Permasalahan Yang Disebabkan Oleh Kerusakan Water Level Sensor Mesin Cuci


SAAT SPIN ATAU PENGERING PORSES KERJA KEMBALI KE SISTEM PEMBILASAN.

Salah satu masalah yang menunjukan bahwa water level sensor mesin cuci mengalami kerusakan adalah pada saat proses pengeringan maka akan kembali lagi ke proses pembilasan.

Ini disebabkan eror pada water level sensor yang masih membaca bahwa air masuk ada di dalam di tabung. Meskipun sebenarnya air sudah habis pada saat spin, tapi karena eror dan kerusakan membuat water level tetap membaca masih adanya air didalam tabung.

Kerusakan water level seperti ini hanya terjadi karena masalah ketidakakuratan alat ini dalam membaca sensor ketinggian air.

Pada kasus ini kerusakan masih dapat di atasi dengan cara memutar pengaturan water level. Pemutaran pada pengaturan ini dengan niat agar sensor yang dimiliki water level dapat kembali akurat.

Namun jika pengaturan sudah dilakukan dan hasilnya nihil, maka sudah dapat di pastikan bahwa water level sensor mengalami kerusakan berat. Jika sudah begini maka anda bisa mengganti alat tersebut dengan yang baru.

Gambar dibawah adalah putaran pengaturan pada sebuah water level. Lihat gambar yang saya beri tanda bulat.



AIR LUBER TIDAK BERHENTI

Untuk tanda water level sensor mesin cuci mengalami masalah selanjutnya adalah kondisi dimana air yang keluar dari inlet ( air keran) tidak dapat berhenti, hal tersebut pada akhirnya membuat air di tabung menjadi luber atau tumpah.

Hal ini disebabkan karena sensor water level tidak mampu mengukur ketinggian air. Jadi, alat ini tetap mengirimkan sinyal ke inlet untuk tetap mengisi air kedalam tabung meskipun volume air ditabung sebenarnya sudah tinggi atau penuh.

Mengatur sensor water level juga dapat di lakukan dengan memutar putaran atas pada alat ini. Tapi, sekali lagi, jika water level tersebut sudah benar benar tidak dapat dilakukan, maka hal itu menunjukan bahwa water level tersebut memang benar sudah mengalami kerusakan.

KODE EROR KELUAR DENGAN BUNYI PERINGATAN

Pada beberapa merk mesin cuci tanda eror akan keluar jika water level mengalami kerusakan, bisa dengan kode dan suara peringatan.

Sebagai contoh, kode eror IE akan keluar pada mesin cuci merk samsung jika water level mengalami masalah. Beberapa kasus kerusakan water level juga bisa ditandai dengan keluarnya suara eror seperti "bep" atau nada panjang terputus putus.

Nah teman - teman, itu tadi beberapa masalah yang biasa terjadi saat water level sensor pada mesin cuci mengalami kerusakan.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. Terus baca artikel kami yang lainnya ya. Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini.

Tuesday, December 3, 2019

Penyebab Yang Membuat Pembuangan Air Mesin Cuci Keluar Kecil

Penyebab Yang Membuat Pembuangan Air Mesin Cuci Keluar Kecil

Penyebab Yang Membuat Pembuangan Air Mesin Cuci Keluar Kecil - Seputar Dunia Elektronik.

Kali ini kita akan membahas mengenai permasalahan mesin cuci, yaitu soal penyebab yang membuat pembuangan air mesin cuci keluar kecil.

Pernahkan kalian mengalami permasalahan dimana mesin cuci di rumah kalian tidak maksimal dalam mengeluarkan air sisa cucian? Atau bisa dibilang air pembuangan yang keluar sangatlah kecil.

Masalah ini biasanya disebabkan oleh sirkulasi pembuangan air yang tersumbat. Bisa karena kotoran, sisa benang pakaian, kertas, kancing baju, plastik bahkan koin logam.

Dari semua itu koin logam menjadi masalah paling sering saya temui saat melakukan perbaikan mesin cuci. Koin yang menutup pipa pembuangan pada mesin cuci akan membuat saluran air kekuar menjadi terhambat, dan efeknya tentu saja adalah membuat air sisa cucian tidak keluar sempurna alias sangat kecil.

Untuk mesin cuci dua tabung mungkin tidak terlalu masalah jika air pembuangan keluar sangat kecil, kalian mungkin akan hanya merasa kesal menunggu proses pembuangan air.

Namun berbeda dengan mesin cuci otomatis seperti toploading maupun frontloading. Pada saat air pembuangan keluar dengan tidak lancar atau kecil, maka hal tersebut akan mengganggu sistem kerja dari mesin cuci itu sendiri.

Salah satunya adalah hasil pakaian yang nantinya tidak terlalu kering atau bahkan dapat menyebabkan eror pada saat proses spin sedang berlangsung.

Untuk mengatasi hal ini kalian perlu untuk membuka bagian pulsator mesin cuci dan juga seal pembuangan. Kalian harus mencari sampah atau koin di dalam sistem pembuangan.

Buka pulsator dan lihat apakah banyak sampah seperti plastik, kancing baju atau koin didalam tabung mesin cuci. Kalian juga harus membuka seal pembuangan serta memeriksa selang pembuangan.

Keluarkan semua benda yang mungkin menyumbat sistem pembuangan pada mesin cuci. Jangan lupa juga memeriksa drain motor khusus untuk mesin cuci top loading, karena beberapa kali saya juga menemui masalah terjadi pada alat ini.

Mungkin itu saja beberapa hal yang biasanya dapat membuat pembuangan air pada mesin cuci menjadi tersumbat. Kalian juga harus setidaknya beberapa bulan sekali untuk membersihkan tabung mesin cuci. Ini penting agar kondisi mesin cuci senantiasa bersih dan selalu terawat.

Ada beberapa mesin cuci dengan merk tertentu dilengkapi dengan fitur cleen tube, dimana fitur ini memiliki fungsi untuk membersihkan tabung dalam. Kalian bisa menggunakan fitur ini sesekali untuk melakukan pembersihan tabung mesin cuci.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kalian semua, dan terus baca artikel kami yang lainnya. Demikian tadi tulisan mengenai penyebab pembuangan air

Sunday, December 1, 2019

Kerusakan Mesin Cuci Sharp Toploading Tidak Bisa Spin Air Tidak Keluar

Kerusakan Mesin Cuci Sharp Toploading Tidak Bisa Spin Air Tidak Keluar

MESIN CUCI SHARP TIDAK BISA SPIN DAN BUANG AIR

Hari ini saya mendapat panggilan service mesin cuci di salah satu pelanggan dengan keluhan tidak bisa spin dan air pembuangan tidak keluar. Merk mesin cuci jenis toploading dengan merk sharp terbaru.

Sebenarnya mesin cuci tersebut terbilang baru, kurang lebih pemakaian belum genap 1 tahun. Agak heran juga sih dengan kondisi terbilang baru namun sudah mengalami masalah.

Kerusakan Mesin Sharp Toploading Tidak Bisa Spin Dan Air Pembuangan Tidak Keluar.

Singkat cerita akhirnya sayapun memperbaiki mesin cuci tersebut. Setelah di cek ternyata motor drain tidak berkerja, sehingga hal tersebut membuat air pembuangan tidak keluar.

Dan ternyata disinilah masalahnya, jelas motor spin tidak akan jalan jika air pembuangan tidak mengalir keluar. Ini disebabkan karena water level sensor masih membaca air didalam tabung mesin cuci.

Saya pun mulai membongkar drain motor tersebut, setelah terbuka dan terlihat ternyata tali pada drain motor yang terhubung ke tuas pembuangan dalam kondisi terlepas, ini membuat tuas tidak tertarik dan tidak bisa mengeluarkan air sisa cucian.

Kasus ini terbilang ringan sesungguhnya, karena kita hanya perlu memasukan kembali tali drain motor kedalam tuas pembuangan air.

Ya, hanya perlu memasang kembali tali tersebut. Karena setelah itu maka drain motor sudah bisa kembali bekerja menarik tuas pembuangan saat proses spin atau pengeringan.

Nah, buat kalian dirumah yang mungkin sedang mengalami permasalaham ini. Maka sebaiknya untuk membongkar body penutup bagian belakang mesin cuci. Setelah terbuka maka bisa melihat kebagian drain motor.

Hidupkan mesin cuci pada mode spin dan start. Lihat apakah tali tuas bekerja. Jika bekerja biasanya ada suara "kretek" seperti tertarik.

Jika tidak maka kemungkinan permasalahan terjadi pada kerusakan drain motor, tali ke tuas lepas atau copot, dan bisa juga karena sirkulasi pembuangan tertutup koin logam dan kotoran.

Masalah lain jika spin atau pengering tidak bekerja juga bisa disebabkan oleh masalah sensor pintu. Cek saja satu persatu, namun jika masalah tak kunjung teratasi, maka segera meminta bantuan kepada tukang service mesin cuci yang sudah berpengalaman.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat kalian semua. Terus baca artikel kami yang lainnya dan dapatkan manfaat untuk solusi perbaikan elektronik di rumah Anda.

Monday, November 25, 2019

Kasus Kerusakan Mesin Cuci Dan Cara Mengatasinya , Lengkap Sampai Tuntas

Mesin cuci merupakan sebuah peralatan rumah tangga yang hampir dimiliki oleh setiap orang saat ini.

Kasus Kerusakan Mesin Cuci Dan Cara Mengatasinya , Lengkap Sampai Tuntas


Peran mesin cuci sangat membantu pekerjaan rumah tangga dalam hal membersihkan pakaian.

Sedikitnya ada tiga jenis mesin cuci yang beredar dipasaran. Mesin cuci manual dua tabung, satu tabung top loading pintu atas dan satu tabung frontloading pintu depan.

Sama seperti alat elektronik rumah tangga lainnya terkadang mesin cuci juga mengalami masalah kerusakan. Dan berikut ini kasus kerusakan mesin cuci dan cara mengatasinya, kami akan bahas sampai tuntas.

Part pada mesin cuci bermacam macam, kita akan membagi pada 3 jenis mesin cuci yang beredar. Satu pintu top loading, frontloading dan manual dua tabung.

Part atau suku cadang mesin cuci top loading dan frontloading tidak berbeda jauh. Terdiri dari :


  • Dinamo motor
  • Water level
  • Drain motor
  • Gearbox
  • Modul atau mainboard
  • Pulsator
  • Dan sebagainya
Untuk manual dua tabung terdiri dari beberapa part atau suku cadang seperti : 

  • Dinamo motor pencuci
  • Dinamo motor pengering
  • Timer
  • Gearbox
  • Seal pembuangan
  • Rem pengering
  • Switch pintu manual
Sebenarnya untuk sistem kerja dasar, mesin cuci manual dan otomatis adalah sama. Yakni sama sama untuk mencuci dan pengering. Hanya saja sistem tambahan otomatis yang membedakannya.

Dan berikut ini beberapa kasus kerusakan mesin cuci dan cara mengatasinya.


1. Mesin cuci mati total

Pada mesin cuci dengan keluhan mati total baik manual atau otomatis. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa sambungan kabel maupun stop kontak.

Untuk mesin cuci dua tabung manual, kita juga perlu untuk memeriksa timer. Jika timer terasa ringan ketika diputar, maka mungkin saja timer rusak, terlebih jika timer tidak mengeluarkan suara putaran sama sekali.

Sementara untuk otomatis toploading bukaan atas. Jika mati total maka kita bisa memeriksa fuse listik atau modulenya.


Namun banyak kasus mati total pada mesin cuci toploading disebabkan oleh kerusakan modul.

Mati total pada mesin cuci yang terletak pada permasalahan modul biasanya agak rumit. Bagi kalian yang sedang mengalami ini maka sebaiknya menyiapkan budget lebih untuk memperbaikinya. Karena biasanya kerusakan modul akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Lalu untuk mesin cuci frontloading, kita bisa memeriksa fuse dan juga timernya. Untuk frontloading kita juga perlu memeriksa bagian modul.

2. Kerusakan timer mesin cuci

Bagi kalian pengguna mesin cuci manual. Ada larangan yang tidak boleh dilakukan saat memakai mesin cuci jenis ini. Yaitu memutar balik mundur timer dengan paksa. Hal ini akan membuat bagian gear dalam timer menjadi rusak.

Kerusakan timer lainnya juga bisa disebabkan oleh kabel dan pin dalam terbakar (beberapa kasus yang pernah saya temui).

3. Pengering mesin cuci tidak hidup

Permasalahan pengering mati pada mesin cuci biasanya disebabkan oleh kerusakan switch, pintu patah, sensor magnet pintu lepas, drain motor rusak , dan juga kerusakan dinamo motor.

Paling sering disebabkan karena switch pintu bermasalah, kalian harus memeriksa switch dan pintu untuk langkah awal pemeriksaannya.

4. Pembuangan air mesin cuci tidak keluar

Untuk masalah pembuangan air yang tidak keluar, khusus mesin cuci 1 tabung biasanya kerusakan terjadi pada alat drain motor.

Untuk penjelasan drain motor silahkan baca pada poin no 5 dibawah ini.

Sementara untuk mesin cuci dua tabung manual, biasanya kerusakan terjadi pada seal pembuangan, tali pembuangan ataupun mampat pada sirkulasi pembuangan.

Masalah kerusakan pembuangan juga bisa disebabkan oleh kebuntuan saluran yang disebabkan oleh koin logam, kotoran dan lain sebagainya.

5. Motor drain mesin cuci rusak

Motor drain adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pembuang air didalam sistem mesin cuci. Alat ini bekerja dengan cara menarik tuas seal pembuangan.

Jika alat ini rusak, maka sistem pembuangan air pada mesin cuci tidak akan bekerja. Ketika anda ingin melakukan perbaikan motor drain maka usahakan mengganti alat ini dengan merk dan model yang sama.

6. Bocor pada mesin cuci

Kebocoran mesin cuci juga biasa terjadi. Untuk masalah ini bisa disebabkan oleh seal rusak, gearbox bocor, body tabung pecah, dan selang water level yang lepas.

Untuk mengatasi masalah ini kalian harus membongkar mesin cuci terlebih dahulu untuk memeriksanya.

7. Kerusakan pulsator mesin cuci

Pulsator merupakan papan bagian atas untuk mencuci berbentuk pulat rata. Kerusakan pulsator biasanya terjadi karena gear ass aus atau habis sehingga putaran ngelos.

8. Kerusakan gearbox mesin cuci

Tanda awal kerusakan gearbox adalah terdengar suara yang cukup kasar saat mesin cuci beroperasi. Gearbox sulit di perbaiki, jadi langkah paling tepat adalah menggantinya dengan yang baru.

Tanda lain gearbox rusak adalah putaran yang pelan dan bocor air. Jika sudah begitu sebaiknya kalian mengganti gearbox dengan yang baru.

9. Water level sensor eror

Water level berfungsi sebagai alat pengukur ketinggian air yang nantinya berfungsi sebagai pemberi perintah kerja ke bagian mainboard.

Jika alat ini rusak maka biasanya air pada mesin cuci akan terus mengisi tanpa henti hingga air luber. Jika water level rusak juga akan membuat mesin tidak bekerja.

10. Pintu bermasalah

Pintu mesin cuci berhubungan dengan switch, kerusakan pintu biasanya terjadi karena pintu tersebut patah. Pintu yang rusak akan membuat switch tidak bekerja dan membuat mesin pengering tidak mau hidup.

Untuk kasus pada mesin cuci satu pintu, biasanya ketika pintu patah dan switch tidak bekerja, maka akan membuat eror pada mesin cuci dengan kode DE.

11. Mesin cuci berisik

Masalah umum mesin cuci berisik biasanya terletak pada permasalahan bagian gearbox. Selain itu memeriksa kaki kaki tabung mesin cuci untuk toploading dan frontloading juga bisa dilakukan. Jika gearbox mengalami kerusakan bersuara kasar, sebaiknya kita segera mengganti gearbox tersebut.

12. Mesin cuci nyetrum

Mesin cuci nyetrum bisa karena air yang membasahi dinamo. Itulah pentingnya meletakan mesin cuci ditempat yang kering.

Kebocoran seal juga bisa menyebabkan mesin cuci nyetrum, terlebih jika air yang merembes membasahi kelistrikan dan motor dinamo.

13. Mesin cuci kotor

Mesin cuci juga sama seperti peralatan elektronik lainnya yang membutuhkan perawatan dan service yang baik dan teratur.

Beberapa mesin cuci di lengkapi dengan fitur tambahan seperti clean tube, dimana terdapat sistem pembersihan yang bisa dilakukan oleh mesin cuci.

Anda bisa menggunakan clean tube setelah melakukan pencucian, mode ini sangat baik untuk membuang sisa sisa air kotor, detergen dan pewangi di dalam tabung mesin cuci.

Namun jika mesin cuci yang anda miliki jenis manual 2 tabung, maka melakukan pembersihan manual dengan cara menyiram air kedalam tabung setelah mencuci bisa sangat bermanfaat agar mesin cuci selalu dalam keadaan bersih.

Sesekali anda juga bisa membersihkan bagian body agar mesin cuci lebih terawat dan awet.

14. Rem pengering tidak bekerja

Rem pada mesin cuci berfungsi sebagai penahan putaran saat pintu terbuka. Ini penting sebagai standar keamanan dalam penggunaan mesin cuci.

Permasalahan rem sih sebenarnya tidak terlalu penting juga, karena rem tidak terlalu dibutuhkan juga. Namun jika kalian mencari keamanan dalam penggunaan mesin cuci, maka rem bisa menjadi wajib.

Jika rem rusak maka sebenarnya masih bisa di langsungkan, kita bisa melepas rem tersebut agar tidak mengganggu putaran dinamo.

15. Tabung pengering pecah

Sebagai teknisi saya pernah dibuat bingung menangani kebocoran pada mesin cuci. Saat itu saya memperbaiki mesin cuci dua tabung dengan keluhan bocor keluar air namun hanya pada saat proses spin atau pengeringan. Saya cukup kebingungan karena pada saat dites kebocoran tidak terjadi. Sampai akhirnya saya mengisi pakaian basah sampi penuh dan kebocoran baru terlihat.

Ternyata kebocoran terletak pada bagian tabung yang sedikit pecah atau retak. Setelah ditelusuri ternyata dibagian dalam tabung terdapat peniti yang mungkin mejadi penyebab dari retakan ditabung tersebut.


16. Karet v belt mesin cuci putus

Untuk karet v belt yang putus kita harus membuka bagian penutup belakang dari mesin cuci. Letak v belt pada mesin cuci terletak di dekat antara dinamo dan gearbox.

Penyebab karet ini putus biasanya disebabkan oleh beban yang berlebih. Sehingga lambat laun akan mengikis karet.

17. Dinamo mesin cuci terbakar

Dinamo adalah alat paling penting sebagai penggerak mesin cuci. Terbakarnya dinamo biasanya disebabkan oleh kebocoran seal hingga air membasahi gulungan.

Penyeban lainnya adalah karena beban yang terlalu berat, dengan beban yang besar akan membuat dinamo bekerja dengan sangat berat. Dan hal ini bukan tidak mungkin dapat membuat dinamo rusak.

18. Mainboard atau modul rusak

Mainboard adalah otak dari kerja mesin cuci khusus otomatis, kerusakan biasanya disebabkan oleh eror, basah dan terbakar.

Mainboard bisa di perbaiki dengan langkah langkah service yang tidak terbilang berat. Namun jika kerusakan cukup berat seperti terbakar, maka mengganti mainboard dengan yang baru bisa menjadi solusi terbaik.

Itu tadi beberapa kasus penyebab mesin cuci rusak terlengkap, semoga tulisan ini bermanfaat.