Showing posts with label Pompa Air. Show all posts
Showing posts with label Pompa Air. Show all posts

Monday, June 30, 2025

Mengatasi Pompa Air Tidak Keluar Air Meskipun Kondisi Hidup

Mengatasi Pompa Air Tidak Keluar Air Meskipun Kondisi Hidup


Mengatasi Pompa Air Tidak Keluar Air Meskipun Kondisi Hidup - Pompa air menjadi salah satu alat rumah tangga yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Namun, tidak jarang kita menghadapi masalah di mana pompa air tidak keluar air meskipun mesin dalam kondisi hidup. Hal ini tentu menjadi masalah serius yang harus segera diatasi agar aktivitas rumah tangga tidak terganggu.


Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap penyebab pompa air tidak keluar air dan cara mengatasinya dengan tepat. Yuk, simak informasi berikut ini!

Penyebab Pompa Air Hidup Tapi Tidak Keluar Air


Ada beberapa faktor yang menyebabkan pompa air menyala tetapi tidak mengeluarkan air, di antaranya:

1. Sumber Air Kering atau Debit Air Berkurang

Salah satu penyebab paling umum adalah sumber air yang mulai mengering atau debit air yang menurun drastis. Biasanya terjadi saat musim kemarau atau sumur yang terlalu dangkal.

2. Pipa Hisap Bocor atau Tidak Kedap Udara

Pipa hisap yang bocor atau sambungan yang tidak rapat dapat menyebabkan pompa kehilangan tekanan vakum. Akibatnya, pompa tidak mampu menarik air dari sumber.

3. Foot Valve atau Klep Bawah Rusak

Foot valve berfungsi mencegah air kembali ke dalam sumur ketika pompa mati. Jika foot valve rusak atau kotor, air tidak bisa tersedot dengan sempurna.

4. Pompa Air Masuk Angin

Kondisi ini terjadi ketika udara masuk ke dalam sistem pipa hisap, sehingga pompa hanya memutar udara tanpa bisa menarik air.

5. Impeller Rusak atau Aus

Impeller adalah komponen yang berfungsi mendorong air. Jika impeller aus atau rusak, daya dorong pompa akan melemah dan air tidak akan keluar.

6. Sumbatan pada Pipa atau Filter

Kotoran, pasir, atau lumpur yang menyumbat pipa atau filter pompa juga bisa menjadi penyebab utama air tidak mengalir.


---

Cara Mengatasi Pompa Air Tidak Keluar Air


Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini:

✅ Periksa Sumber Air

Pastikan sumber air masih cukup.

Jika sumur mulai kering, solusinya bisa dengan memperdalam sumur atau memasang pompa submersible.


✅ Periksa Kondisi Pipa Hisap

Periksa apakah ada kebocoran pada pipa hisap.

Kencangkan semua sambungan atau ganti pipa yang bocor.


✅ Cek Foot Valve (Klep Bawah)

Angkat pipa hisap dan periksa foot valve.

Bersihkan dari kotoran atau ganti jika klep sudah rusak.


✅ Buang Udara (Proses Priming)

Buka baut priming pada pompa.

Isi air hingga penuh ke dalam ruang pompa, lalu tutup kembali.

Hidupkan pompa untuk memastikan udara keluar dan air bisa tersedot.


✅ Periksa Impeller

Bongkar bagian depan pompa.

Cek apakah impeller aus, patah, atau tersumbat kotoran.

Bersihkan atau ganti impeller jika perlu.


✅ Bersihkan Pipa dan Filter

Periksa pipa dari sumur ke pompa, pastikan tidak ada sumbatan.

Bersihkan filter dari kotoran atau endapan lumpur.



---

Tips Merawat Pompa Air Agar Awet


Lakukan pengecekan rutin minimal sebulan sekali.

Pastikan instalasi pipa rapat dan tidak bocor.

Gunakan penutup atau rumah pompa untuk melindungi dari panas dan hujan.

Bersihkan filter dan foot valve secara berkala.

Matikan pompa jika tidak digunakan dalam waktu lama.



---

Penutup

Masalah pompa air tidak keluar air meskipun mesin hidup memang cukup menjengkelkan. Namun, dengan mengetahui penyebabnya dan melakukan langkah perbaikan yang tepat, masalah tersebut bisa diatasi dengan mudah. Jika setelah melakukan pemeriksaan sendiri masih belum berhasil, sebaiknya hubungi teknisi pompa air terpercaya untuk penanganan lebih lanjut.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mengatasi masalah pompa air. Jangan lupa untuk membagikan informasi ini agar lebih banyak orang mendapatkan solusi yang tepat!




Friday, January 17, 2020

Beberapa Penyebab Yang Membuat Air Tanah Jelek Kuning Dan Berbau


Hallo temen-temen, permasalahan kerusakan pompa air bukan hanya terletak pada bagian elektronik atau pompanya saja. Terkadang hasil air yang dihasilkan juga tidak terlalu bagus, seperti bau, kuning, karat atau bahkan asin.

Untuk daerah-daerah pesisir seperti daerah yang dekat dengan pantai, mungkin air yang agak asin atau sedikit karat merupakan hal yang biasa. Namun bagaimana jika posisi daerah yang terbilang memiliki sumber air yang bersih namun nyatanya malah menghasilkan air yang buruk. Berbau, asin, karat, kuning? apakah ini kesalahan dari pembuatan sumber bor atau ada masalah teknis lainnya?

Hal yang membuat sumber air berbau, kuning, berkarat, berpasir dan keruh


Baik, kita akan bahas permasalahan ini. Dan tulisan ini saya buat sesuai dengan pengalaman. Dan Berikut ini beberapa penyebab yang membuat air jelek kuning dan berbau.

1. PIPA CASING BOCOR

Didalam instalasi pompa jetpump atau pompa air yang bersumber pada air tanah terdapat pipa casing, adalah sebuah pipa besar yang dilalui dua pipa pompa jetpump. Pipa besar ini biasanya berukuran 3 inc ke atas.

Pipa ini berfungsi sebagai penjaga air dari sisi pipa masuk, agar air lebih jernih karena proses filterisasi yang alami. Jadi air dari atas kembali kesumber air melalui celah tanah. Jadi, pipa casing ini harus menjaga air atas tidak jatuh langsung ke instalasi bawah (sumber).

Panjang pipa casing biasanya 4 - 16 meter tergantung dari kedalam sumber. Untuk jetpump umumnya dengan kedalaman 30 meter biasaya pipa casing di pasang 6 sampai 8 meter.

Nah, terkadang pipa casing mengalami pecah atau keretakan, hal tersebut membuat air dari celah samping bawah tanah masuk ke instalasi sumber sumur dan jika sudah begitu maka akan membuat air menjadi keruh, bau bahkan kuning.

2. SUMBER AIR JELEK

Sumber air yang jelek terkadang juga bisa dialami meskipun sebenarnya kita pada daerah atau posisi tanah yang sebenarnya bagus. Hal ini cukup membingungkan, padahal sebelah rumah airnya bagus, tapi kok kita jelek ya?

Saya beberapa kali menemui permasalahan ini, dan setelah membuat lubang sumber baru, maka hasilnya cukup baik. Aneh memang, tapi terkadang memang seperti itu.

3. KURANG DALAM

Kedalaman tiap wilayah atau daerah bervariatif, ini bisa di lihat dari tekstur tanah dan sumber air. Di daerah jakarta kedalaman bisanya berkisar pada 20 meter - 60 meter.

Resiko sumur bor yang kurang dalam dapat membuat air menjadi tekor atau habis, dan resiko lainnya membuat air yang di hasilkan menjadi jelek. Bisa kotor, berpasir, bau, kuning dan lain sebagainya.

4  SUMBER TERLALU DEKAT KALI ATAU SELOKAN

Beberapa kali saya temui ketika melakukan perbaikan pompa air, kualitas air sangat buruk sekali. Ketika dicium maka air sangatlah berbau. Setelah di cek ternyata posisi sumber terlalu dekat dengan kali atau selokan.

Rembesan air kali atau selokan yang masuk ke sumber air bersih, terutama jika pipa casing bocor maka akan mencemari sumber air jetpump tersebut. Dan membuatnya agak berbau.

Untuk mendapatkan kualitas sumber air bersih yang baik maka sebaiknya sebelum melakukan pengeboran, anda bisa melakukan beberapa hal seperti menyeleksi tukang sumur bor yang benar benar berpengalaman, sumber air, posisi peletakan pompa dan titik pengeboran.




Monday, January 6, 2020

Tips Saat Pompa Air Terendam Banjir




Berikut ini adalah beberapa tips saat pompa air terendam banjir atau basah. Tulisan ini saya buat Berdasarkan pengalaman kerja yang saya temui di lapangan.

Pada dasarnya setiap barang elektronik seperti pompa air tidak terlalu masalah jika terendam air, namun dengan catatan bahwa barang elektronik tersebut dalam keadaan mati atau tidak hidup. Jadi, pada saat barang elektronik terendam air dan kondisinya mati atau tidak tercolok ke listrik maka hal tersebut tidak terlalu jadi masalah.

Yang menjadi masalah adalah saat barang elektronik tersebut terendam banjir lalu kita langsung menghidupkannya maka hal tersebut akan menyebabkan kerusakan. Untuk pompa air sendiri biasanya jika hal tersebut terjadi maka gulungan atau kumparan akan terbakar karena basah.

Menjadi hal yang penting adalah ketika pompa air terendam banjir maka kita jangan dulu untuk coba menghidupkannya. Setidaknya biarkan beberapa hari sampai pompa air tersebut kering.

Dan di bawah ini adalah beberapa tips saat pompa air terendam banjir atau basah yang bisa anda lakukan.

1. Pompa air jangan dihidupkan

Biarkan pompa air dalam keadaan mati atau tidak tercolok ke listrik hingga beberapa hari, jika bisa anda membuka bagian-bagian pompa air lalu mengeringkannya dengan cara dijemur dibawah sinar matahari.

Sementara jika kondisi mendung atau hujan Anda bisa melakukan pengeringan menggunakan hair dryer. Melakukan pengeringan sangatlah penting mengingat gulungan dinamo sangat sensitif terhadap air dan kemungkinan saat kumparan tersebut basah akan membuatnya konslet atau terbakar.

2. Bantuan kipas angin

Saat melakukan pengeringan pompa air terutama di bagian gulungan dan kelistrikan Kalian juga dapat menggunakan bantuan kipas angin.

Walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengeringkan nya tapi paling tidak kita sudah melakukan langkah awal pencegahan kerusakan.

Anda bisa membuka bagian mesin pompa air terutama di bagian kelistrikan untuk dikeringkan dengan kipas angin.

3. Pastikan sampai benar-benar kering

Anda harus memastikan bahwa pompa air dalam keadaan kering sebelum dihidupkan kembali karena jika tidak akan merusak gulungan dinamo dan juga kelistrikan dari pompa air tersebut.

Langkah paling baik adalah anda meminta bantuan kepada tukang service pompa air untuk membuka bagian-bagian komponen pompa air untuk selanjutnya dapat dikeringkan.

Mungkin itu saja tadi beberapa cara atau tips mengatasi pompa air yang terendam banjir. Namun jika pompa air sudah terlanjur rusak maka sebaiknya Anda meminta pertolongan kepada tukang service pompa air yang sudah berpengalaman, karena biasanya jika pompa air terendam air mengalami kerusakan sudah dapat dipastikan itu disebabkan karena gulungan dinamo yang terbakar.

Dan untuk mengatasi permasalahan ini biasanya kita harus melakukan gulung ulang dinamo atau perbaikan komponen komponen yang rusak tadi.


Monday, November 25, 2019

Cara Memperbaiki Pompa Air Pendorong Mati Total

Berikut ini cara memperbaiki pompa air pendorong mati total sesuai dengan pengalaman yang kami dapatkan.

Cara Memperbaiki Pompa Air Pendorong Mati Total


Pompa air pendorong memiliki kelistrikan yang sama dengan pompa jenis jetpump. Ada otomatis, gulungan dinamo dan komponen lainnya seperti kipas dan juga bearing.

Dalam kasus pompa air pendorong setidaknya ada beberapa kemungkinan yang membuat mati total. Kerusakan dinamo, kabel putus, otomatis rusak dan juga macet pada kipas. Dan pada kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana cara memperbaiki pompa air pendoronf mati total.

1. Listrik

Hal pertama yang membuat pompa air pendorong mati bisa saja disebabkan oleh masalah kelistrikan seperti kabel putus atau bagian stop kontak.

Pastikan arus listrik ada ketika pompa dicolokan, kalian juga bisa memeriksa kondisi kabel kelistrikan pada pompa. Cek pada stop kontak dengan tespen apakan aliran listrik dalam keadaan baik.

Kerusakan pompa air pendorong mati total

2. Otomatis rusak

Otomatis yang rusak juga akan membuat pompa air tidak mau hidup. Kerusakan otomatis sangat sering sekali terjadi. Untuk memeriksanya kalian membutuhkan alat ukur seperti tester.

Jika tidak punya alat ukur kalian bisa mencoba memeriksanya dengan cara menyambungkan dua kabel yang menuju ke otomatis menjadi satu, istilahnya di bypass ( dilangsungkan).

3. Kipas Macet

Kipas macet juga dapat membuat dinamo mati total, ini karena putaran tertahan dan membuat pompa menjadi mati. Fatalnya dari permasalahan ini adalah kerusakan dinamo.

Saat kipas macet, maka ada baiknya kita lamgsung mencabut colokan listriknya. Ini penting agar gulungan dinamo tidak terbakar.

Jika kipas macet, maka sebaiknya kita membuka bagian body pompa hingga kipas dapat terlihat. Kemacetan kipas biasanya disebabkan oleh karat, kemacetan bearing dan juga kerusakan seal.

4. Dinamo terbakar

Dinamo terbakar merupakan masalah paling serius dalam kerusakan pompa air. Jika dinamo terbakar, maka salah satu cara memperbaikinya adalah dengan cara menggulung ulang.

Untuk pompa air pendorong, jarang sekali orang mau menggulungnya. Karena biasanya harga gulung dinamo dengan membeli unit baru tidaklah terlalu jauh.

Baik, mungkin itu saja beberapa penyebab yang membuat pompa air pendorong mati total. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.

Silahkan tonton video youtube kami di bawah ini.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi dan subscribe channel youtube kami. Klik gambar merah dibawah ini untuk masuk ke channel youtube ( jangan lupa subscribe atau berlangganan) ::


Thursday, July 11, 2019

Harga Bearing Pompa Air Terbaru

Harga Bearing Pompa Air Terbaru ~ Seputar Dunia Elektronik

Bagi kalian yang sedang mencari informasi seputar harga bearing pompa air, maka silahkan untuk membaca artikel ini.

Harga bearing dipasaran biasanya bervariasi. Setiap toko mematok harganya masing masing. Tentunya merk dan kualitas bearing juga akan mempengaruhi harga bearing.

Dipasaran harga bearing pompa air berkisar 30 - 60ribuan. Itu belum termasuk dengan jasa pemasangannya.

Dijakarta  sendiri banyak bertebaran toko pompa air yang menjual bearing. Seperti di daerah kota (Glodok) misalnya.

Kalian bisa mencari bearing pompa berbagai ukuran. Bahkan bearing untuk berbagai mesin industri juga dijual di sana.

Belum lagi di daerah kenari Jakarta pusat. Disana banyak menjual suku cadang pompa air.

Itu tadi informasi mengenai harga bearing pompa air terbaru. Semoga tulisan ini bermanfaat.


Wednesday, July 10, 2019

Jasa Angkat Pipa Pompa Air Mahal ? Ini Mungkin Alasannya !

Jasa Angkat Pipa Pompa Air Mahal ? Ini Mungkin Alasannya !

Bagi kalian yang sedang mengalami permasalahan pada pompa air terutama di bagian sumber dan instalasi dalam tanah, seperti kerusakan mata jet dan tosen klep. Maka mungkin artikel kali ini akan sangat bermanfaat untuk kalian.

Ketika kalian sedang membaca tulisan ini. Maka saya anggap bahwa kalian sedang kaget dan bertanya - tanya.

Kenapa ya kok jasa angkat pipa pada perbaikan mata jet dan tosen klep pompa air cukup mahal ?

Berikut akan saya jelaskan.

Sebelum membahas harga ada baiknya kita sedikit mengetahui bahwa angkat pipa (pompa air) merupakan jenis pekerjaan yang cukup berat.

Pekerja akan mengangkat instalasi pipa di dalam tanah berikut material lainnya seperti mata jet dan juga tosen klep.

Di pasaran sendiri harga angkat pipa berkisar di angka 450rb sampai dengan 800ribu untuk sekali pengerjaan.

Harga diatas belum termasuk biaya material tambahan seperti Sok, pipa, keny, sok feat dan lain lain.

Biasanya budget yang harus disiapkan oleh pengguna jasa minimal 1 jutaan. Kenapa saya menyebut angka minimal ? Karena bisa jadi harga diatas bisa diatasi itu.

Ini masih tergantung pada apakah mata jet dan tosen klep di ganti atau tidak. Belum lagi untuk penambahan material lainnya.

Sebenarnya harga diatas masih masuk akal mengingat proses kerja yang cukup berat.

Jadi, jika kalian masih berpikir bahwa harga jasa angkat pipa itu murah, maka kalian salah.

Karena jujur saja banyak sekali para pengguna jasa terlalu menginginkan harga yang murah. Mereka tidak melihat bagaimana tingkat kesulitan dan beratnya proses perbaikannya.

Dari pembahasan tadi dapat disimpulkan mengapa biaya jasa angkat pipa pada kerusakan pompa air terbilang cukup mahal.

Karena tingkat kesulitan kerja dan waktu yang juga tidak sebentar sudah pasti akan menemukan harga dari sebuah jasa.

Ingat !! Jangan pernah meremehkan tenaga orang lain dan jangan pernah juga menyepelekan kemampuan atau skill para tukang service pompa air.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan salam seputar dunia elektronik.

Sunday, May 19, 2019

Kenapa Air Sumur Bor Di Rumah Saya Berbau ? Ini Penjelasannya

Kenapa Air Sumur Bor Di Rumah Saya Berbau ? Ini Penjelasannya

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan pertanya dari seorang pelanggan. Ia bertanya mengenai permasalahan tentang air dirumahnya yang agak berbau. Katanya sih bau nya itu seperti air comberan.

Untuk kasus sumber air yang bau, kita harus mengetahui dulu beberapa hal. Mulai dari kedalaman sumur tersebut, daerah dan berapa batang pipa dan casing yang di gunakan.

Lalu kenapa air sumur dirumah bisa berbau atau kotor ?

Kedalaman Sumur

Kedalaman sumur adalah hal pertama yang harus di periksa. Sumur yang tidak terlalu dalam beresiko menimbulkan bau, terutama jika pusat sumur sangat dekat sekali dengan kali, got, pembuangan sampah bahkam septitank.

Ideal sumur bor kebanyakan dibuat diatas kedalaman 25 meter. Untuk daerah jakarta timur misalnya. Kedalaman maksimal 30 meter sudah bagus.

Jadi, sebelum membuat sumur bor, pastikan meminta kedalaman yang ideal kepada tukang sumur bor yang anda gunakan.

Daerah Tempat Tinggal

Daerah tempat tinggal juga dapat mempengaruhi kualitas air tanah. Timggal di daerah dengan titik sumber air yang bagus akan dapat memberikan hasil air bor yang bagus pula. Namun point ini bisa di akali dengan mencari sumber air yang bersih sesuai dengan kedalaman maksimal dan menggunakan filter pembersih air.

Panjang pipa

Panjang pipa sebenarnya berhubungan dengan kedalaman sumur. Jadi saya pikir poin ini tidak perlu kita bahas lagi, karena penjelasannya sama dengan poin satu mengenai kedalaman sumber.

Masalah casing pipa

Casing adalah sebuah pipa besar ukuran 3 inc ke atas, umumnya 4 inc. Pipa ini sebagai penahan rembesan air. Nah, kebanyakan kasus air bau dan kotor disebabkan oleh masalah ini.

Pipa casing yang bocor, kurang rapat dan kurang dalam akan membuat rembesan air dari atas.

Air yang bersih adalah air yang tersaring secara alami oleh bebatuan dan tanah. Pipa casing ini menjaga air atas tidak langsung ke sumber. Jadi, jika pipa casing ini bocor, maka akan membuat air dari atas (umumnya air kotor) langsung jatuh ke sumber.